Tanjung (ANTARA) - PT Saptaindra Sejati (SIS) mendukung penguatan pelayanan kesehatan berupa   bantuan alat antropometri yang mencakup stadiometer dan baby scale, serta tablet tambah darah sebagai  upaya percepatan penurunan stunting di wilayah operasional perusahaan.

Perwakilan manajemen PT SIS  Fecky R Umboh mengatakan bantuan alat antropometri  disalurkan ke Kabupaten Barito Timur sebanyak 24 unit, Kabupaten Barito Selatan 3 unit, dan Kabupaten Barito Kuala 13 unit.

Baca juga: PT SIS bantu alat antropometri, dukung penanganan stunting di Bartim

“Bantuan  alat ukur yang memadai serta intervensi gizi  di puskesmas dan posyandu sangat membantu pemantauan   tumbuh kembang anak secara lebih akurat dan berkelanjutan,” jelas Fecky, Minggu.

Seluruh bantuan diserahkan kepada Dinas Kesehatan masing-masing untuk selanjutnya didistribusikan ke puskesmas dan posyandu sesuai kebutuhanm

Selain alat antropometri, PT SIS   juga menyalurkan tablet tambah darah untuk mendukung pencegahan anemia sebagai  faktor pemicu  terjadinya stunting.

 Tablet tersebut akan diberikan kepada kelompok sasaran melalui layanan kesehatan setempat.

Bagi Fecky  penguatan layanan kesehatan dasar menjadi bagian penting dalam upaya bersama menekan stunting karena kasus gagal tumbuh kembang ini  menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan di berbagai daerah.

Kondisi  ini tidak hanya memengaruhi tinggi badan anak namun  berdampak pada perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang, hingga kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Di balik upaya menurunkan angka stunting tersebut, penguatan layanan kesehatan dasar menjadi salah satu kunci penting. 

Pemantauan pertumbuhan anak secara rutin dan akurat berperan besar dalam mencegah stunting sejak dini, terutama melalui layanan puskesmas dan posyandu.

Ketersediaan alat antropometri yang memadai membantu tenaga kesehatan mendeteksi lebih awal gangguan tumbuh kembang balita.

Baca juga: Program unggulan PT SIS raih emas di ISDA 2025

Sedangkan untuk  pencegahan anemia pada remaja putri dan ibu hamil menjadi langkah awal memutus mata rantai stunting bahkan sebelum anak dilahirkan.

"Kami terus berkomitmen dalam menjaga masa depan generasi muda, memperkuat layanan kesehatan  demi anak-anak yang tumbuh lebih sehat di masa depan," tambahnya.



Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026