“Kami mengundang para pihak mulai dari media massa, pengamat pilkada, Bawaslu Banjarmasin, masing-masing pasangan calon kepala daerah, dan pihak terkait. Kami evaluasi bersama untuk menyusun laporan yang akan diserahkan ke KPU RI,” kata Ketua KPU Banjarmasin Rusnailah usia Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi dan Penyusunan Laporan Pelaksanaan Pilkada 2024 di Banjarmasin, Minggu.
Baca juga: Partisipasi pemilih Pilkada Banjarmasin lebih rendah dari Pilpres
Ia menyebutkan bahwa evaluasi tersebut sangat penting melibatkan berbagai pihak, sehingga ke depan pelaksanaan Pilkada dapat berjalan lebih baik lagi.
“Tujuannya untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi selama Pilkada dimulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga tindak lanjut dari pemilihan untuk disampaikan ke pusat,” ujarnya.
Rusnailah menjelaskan setelah berbagai permasalahan teridentifikasi, hasilnya segera disampaikan ke KPU Kalsel untuk diteruskan ke pusat.
Baca juga: KPU Banjarmasin tetapkan hasil perhitungan suara pada 1 Desember 2024
Kegiatan ini, kata dia, sebagai bentuk implementasi Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, yang mengamanatkan KPU kabupaten/kota menyelenggarakan evaluasi pelaksanaan Pilkada.
Rusnailah berharap hasil identifikasi tersebut dapat memberikan gambaran melalui masukan para pihak dan sebagai bahan perbaikan, agar pelaksanaan pemilihan berikutnya lebih baik dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi sehingga pelaksanaan pemilihan berlangsung jujur dan adil.
“Ini adalah mekanisme demokrasi, kami evaluasi melalui penyusunan laporan. Kami berharap proses pemilihan selalu transparan sebagai wujud demokrasi,” ujar Rusnailah.
Baca juga: KPPS di Banjarmasin "jemput bola" ke rumah layani pemilih sakit