Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan Endri menyampaikan pengembangan investasi di provinsi setempat disinergikan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih pada Pilkada 2024.
Endri di Banjarbaru, Rabu, menyampaikan untuk mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel terpilih, yakni H Muhidin dan H Hasnuryadi secara menyeluruh dalam pengembangan investasi, maka disinergikan pula dengan pemerintah kabupaten/kota.
Baca juga: Kalsel siapkan anggaran dan harapkan "juknis" program "MBG"
"Karenanya kita sudah lakukan rapat kerja teknis dan forum perangkat daerah tahun 2025 terkait pengembangan investasi dengan melibatkan pemerintah kabupaten/kota," ujarnya.
Sesuai dipesan Gubernur Kalsel H Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemprov Kalsel, Adi Santoso, ucap Endri, mengapresiasi rapat kerja teknis di bidang investasi tersebut bersama forum perangkat daerah provinsi dan seluruh perangkat kabupaten kota di Kalsel.
Diinstruksikan, momen rapat kerja teknis tersebut bisa dirumuskan rekomendasi strategis dalam rangka sinkronisasi koordinasi pelaksanaan pengembangan investasi seiring dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih untuk periode 2025-2030.
Selain itu pula, ungkap Endri, mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka disektor hilirisasi dan industrialisasi.
"Jadi ini yang non pertambangan karena investasi hilirisasi dan industrialisasi kita lihat dampaknya sangat besar dalam rangka untuk percepatan pertumbuhan ekonomi. Karena target dari nasional pada angka 8 persen, cukup tinggi dan satu-satunya mungkin adalah bisa diperoleh dengan peningkatan investasi yang ada di Kalimantan Selatan," ungkapnya.
Baca juga: Anggota dewan bantu warga Kurau Tala Kalsel terkena bencana banjir
Endri menambahkan, untuk itu agar terjadi keselarasan antara program pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota karena ini adalah suatu tugas besar dan tentunya tidak bisa dikerjakan sendiri, diperlukan support seluruh jenjang pemerintah.
Adapun terkait realisasi investasi pada 2024 hingga sekarang, Endri menuturkan belum dikeluarkan, dan masih menunggu, akan tetapi menurutnya dilihat dari realisasi investasi pada triwulan ketiga yang sudah mencapai 96 persen, sehingga optimis meraih 100 persen.
"Target 2024, 19 triliun dan tahun sebelumnya 16,5 triliun. setiap tahun selalu ada peningkatan. Untuk itu, mudah-mudahan dengan adanya sinergi, kolaborasi dan persamaan terkait program. Insya Allah untuk tahun ini pun bisa tercapai," ucapnya.
Diketahui, visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Kalsel, yakni H Muhidin dan H Hasnuryadi untuk bidang ekonomi, di antaranya menciptakan kawasan khusus yang dilengkapi dengan infrastruktur, fasilitas dan kebijakan yang mendorong investasi, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat sektor-sektor utama seperti pertanian, perikanan, industri dan pariwisata.
Baca juga: Kemensos RI berkomitmen bantu warga terdampak banjir di Kalsel