Banjarmasin (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor meminta seluruh dinas terkait segera memetakan daerah rawan bencana di masing-masing daerah atau banua guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.

Menurut Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Rabu, seluruh pihak terkait harus bergerak cepat membantu masyarakat mengantisipasi bencana dan dampak yang ditimbulkan.

"Segera berikan bantuan logistik atau peralatan lain yang menjadi kebutuhan masyarakat korban bencana seperti korban banjir di Kabupaten Tanah Laut," katanya.

Semua masyarakat terdampak banjir, terutama daerah yang menjadi bagian kewenangan Pemprov Kalsel, harus segera dibantu.

"Semua petugas atau dinas terkait pemprov harus berada di lokasi untuk hadir di tengah masyarakat terdampak banjir, untuk memberikan rasa nyaman baik secara psikologis maupun kebutuhan pokok," katanya.

Gubernur mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu masyarakat terdampak banjir, baik TNI/POLRI, Tagana, relawan, tokoh agama, masyarakat, LSM dan elemen lainnya.

Diketahui Pemprov Kalsel melalui Dinsos dan Tagana Kalsel dan BPBD saat ini siaga dalam memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir

Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Dinsos Kalsel, Achmadi mengatakan, pihaknya menyerahkan logistik bantuan tanggap darurat bagi korban banjir di Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Adapun logistik bantuan yang diserahkan berupa makanan siap saji, makanan anak, kopi, sarden, mi instan, lauk pauk siap saji, air mineral, teh celup dan lainnya.

Kemudian bantuan non-makanan seperti kasur, tenda gulung merah, family kit, food ware, Kids ware, sandang bayi, sandang dewasa, peralatan dapur dan lainnya.

"Total bantuan kisaran Rp 108 juta lebih,” kata Achmadi.

Banjir di Kabupaten Tanah Laut terjadi sejak Senin (7/3/2022) pagi. Sedikitnya tiga kecamatan Terdampak banjir yakni Kecamatan Panyipatan, Takisung dan Pelaihari.

Banjir merendam ratusan rumah penduduk dan berbagai fasilitas publik serta menenggelamkan sebagian jalan provinsi.

Berdasarkan hasil pengecekan dari Bhabinkamtibmas setempat debit air mencapai 1,5 meter.

Pewarta: Latif Thohir
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026