Banjarbaru, Kalsel (ANTARA) - Geliat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Banjarbaru (sekitar 35 kilometer dari Banjarmasin), Kalimantan Selatan semakin tampak seiring tidak ada lagi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.
Pantauan Antara Kalimantan Selatan (Kalsel) malam Ahad (9/1/22) melaporkan, cafe-cafe yang merupakan bagian dari UMKM tersebut banyak buka dan ramai pengunjung.
Bahkan pengunjung bukan saja warga masyarakat "Kota Idaman" Banjarbaru, tapi daerah tetangga seperti dari Martapura, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin.
Kedatangan mereka itu jarang sendirian, tapi secara berombongan atau minimal dua orang, ada menggunakan sepeda motor dan mobil, sehingga tepi jalan menjadi areal parkir.
Sebagaimana terlihat pada sekitar Lapangan Murdjani (mantan Gubernur Kalsel) Banjarbaru cafe-cafe cukup semarak, dan hingga pukul 22.00 Wita masih buka. 
Menurut informasi warga Kota Idaman tersebut, bahkan ada cafe pada tempat terbuka sekitar Lapangan Murdjani itu buka hingga pukul 24.00 Wita.
Oleh karenanya warga masyarakat yang dari daerah hulu sungai atau "Banua Anam" Kalsel yang mau ke Banjarmasin malam-malam bisa mampir/mengasu dekat Lapangan Murdjani Banjarbaru sambil minum dan menikmati makanan ringan.
Dari sejumlah cafe tersebut ada yang menarik dengan menyediakan panggung musik, sehingga warga pun bisa ikut bernyanyi untuk menyalurkan hobi atau bakat yang terpendam.
Oleh sebab itu pula, tiap malam Ahad lalulintas di Kota Idaman Banjarbaru tersebut padat, karena selain lintasan Banua Anam - Banjarmasi atau sebaliknya, juga warga yang sengaja datang bersama keluarga/rombongan ke pusat pemerintahan Kalsel tersebut.
