"Jadi fokus anggota di lapangan perketat penerapan prokes, masyarakat diingatkan lagi agar tak lengah bahwa penularan COVID-19 masih mengancam," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto di Banjarmasin, Jumat.
Diakui dia, saat Operasi Lilin selama 10 hari mulai 23 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 tidak ada penyekatan untuk membatasi mobilitas masyarakat. Meski begitu, petugas tetap bersiaga di pos pengamanan dan pos pelayanan Natal dan tahun baru (Nataru).
RIkwanto juga mendorong pelaksanaan vaksinasi yang digencarkan di momen libur akhir tahun saat ini. Selain penyediaan layanan vaksin di Pos Nataru, dia meminta area publik seperti tempat wisata, mal dan sebagainya menggelar hal serupa. Termasuk razia vaksin agar mengecek masyarakat yang belum divaksin untuk langsung diberikan vaksinasi di tempat.
"Target vaksinasi 70 persen dari populasi penduduk Kalsel Insya Allah tercapai kalau mulai sekarang kita gas terus sampai akhir tahun nanti," tegasnya.
Terkait situasi keamanan, Rikwanto memastikan terjaga kondusif. Pihaknya dibantu TNI mengerahkan kekuatan maksimal menjaga rangkaian misa Natal dan malam pergantian tahun.
Diingatkan dia pula tidak ada perayaan di malam tahun baru. Pesta kembang api dan petasan dilarang agar mencegah kerumunan masyarakat.
"Tempat hiburan dan sejenisnya harus tutup. Jam operasional seperti cafe dan sejenisnya berjalan seperti biasa sesuai perda, kalau ada yang melewati batas waktu langsung dibubarkan," timpalnya.
Pewarta: FirmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026