Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin ancam akan melakukan penutupan terhadap usaha hotel, losmen dan penginapan yang ada di kota setempat apabila sering digunakan untuk perbuatan asusila atau "mesum" bagi sejumlah pasangan remaja.
"Saat ini banyak hotel, losmen dan penginapan tidak sesuai kegunaannya dan malah kebanyakan dijadikan tempat untuk mesum pasangan remaja," ucap Kasat Pol PP Kota Banjarmasin Ichwan Noor Chalik di Banjarmasin, Sabtu.
Ia mengatakan, setiap dilakukan razia di beberapa hotel, losmen dan penginapan pasti pasangan bukan suami isteri banyak ditemukan dan terjaring dalam razia itu.
Ada salah satu penginapan yang nanti izinnya bakal dicabut dan ditutup usahanya karena setiap Satpol PP melakukan razia, penginapan tersebut sering kali kedapatan pasangan yang diduga mesum di dalam kamar hotelnya.
"Penginapan itu kemungkinan bandel dan selalu saja menerima pasangan di luar nikah dan setiap kami razia pasti ada kedapatan di penginapan itu," tuturnya.
Untuk diketahui pada Jumat (13/2) pagi sekitar pukul 07.00 Wita, Satpol PP Kota Banjarmasin berhasil mengamankan 16 pasangan bukan suami istri di dalam kamar hotel, losmen serta penginapan.
Dalam razia tersebut ada sebelas hotel, losmen dan penginapan yang dilakukan pemeriksaan oleh petugas untuk mencari pasangan di luar nikah.
Semua pasangan yang terjaring dalam razia itu langsung dibawa ke Balai Kota untuk dilakukan pendataan dan pembinaan serta menandatangani surat perjanjian/pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan itu lagi.
Namun apabila kedapatan lagi saat dilakukan razia maka sanksi akan diterapkan sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin dan akan menjalani sidang tindak pidana ringan di Pengadila Negeri di kota setempat, demikian Ichwan.
