• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Minggu, 29 Maret 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Sabtu, 31 Januari 2026 21:13

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      Kamis, 15 Januari 2026 22:41

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

  • Nasional
    • Persiapan operasional haji 2026 hampir rampung

      Persiapan operasional haji 2026 hampir rampung

      Sabtu, 28 Maret 2026 22:02

      Kemenag perkuat literasi digital bagi siswa & santri

      Kemenag perkuat literasi digital bagi siswa & santri

      Sabtu, 28 Maret 2026 17:32

      Mendikdasmen ingatkan guru perkuat literasi digital dukung PP Tunas

      Mendikdasmen ingatkan guru perkuat literasi digital dukung PP Tunas

      Sabtu, 28 Maret 2026 17:25

      Indonesia mulai bahas teknis pembebasan 2 kapal dari Selat Hormuz

      Indonesia mulai bahas teknis pembebasan 2 kapal dari Selat Hormuz

      Sabtu, 28 Maret 2026 12:58

      Emas Antam Sabtu naik Rp27.000 ke Rp2,837 juta/gr

      Emas Antam Sabtu naik Rp27.000 ke Rp2,837 juta/gr

      Sabtu, 28 Maret 2026 12:47

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • Hasil Kualifikasi Moto2 AS 2026: Mario Aji start posisi 19

        Hasil Kualifikasi Moto2 AS 2026: Mario Aji start posisi 19

        Minggu, 29 Maret 2026 6:00

        Hasil Kualifikasi Moto3 AS: Veda rebut start keempat

        Hasil Kualifikasi Moto3 AS: Veda rebut start keempat

        Minggu, 29 Maret 2026 5:44

        Rizky Ridho raih Goal of The Year PSSI Awards 2026

        Rizky Ridho raih Goal of The Year PSSI Awards 2026

        Minggu, 29 Maret 2026 0:19

        Jay Idzes resmi terpilih Men's Player of The Year

        Jay Idzes resmi terpilih Men's Player of The Year

        Sabtu, 28 Maret 2026 22:30

        FIFA Series 2026  - Indonesia ke final, tekuk telak Saint Kitts & Nevis 4-0

        FIFA Series 2026 - Indonesia ke final, tekuk telak Saint Kitts & Nevis 4-0

        Jumat, 27 Maret 2026 23:09

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        12 dosen ULM terpilih penerima pendanaan penelitian multitahun Kemdiktisaintek

        12 dosen ULM terpilih penerima pendanaan penelitian multitahun Kemdiktisaintek

        Jumat, 27 Maret 2026 23:31

        ULM cetak 745 dokter gigi penuhi kebutuhan di Kalimantan Selatan

        ULM cetak 745 dokter gigi penuhi kebutuhan di Kalimantan Selatan

        Jumat, 27 Maret 2026 23:28

        ULM dipercaya pemerintah dukung sektor ketahanan pangan

        ULM dipercaya pemerintah dukung sektor ketahanan pangan

        Jumat, 27 Maret 2026 23:24

        ULM berikan masukan strategis bagi arah pembangunan di HSU

        ULM berikan masukan strategis bagi arah pembangunan di HSU

        Jumat, 27 Maret 2026 23:03

        Laboratorium Teknik Sipil Poliban menuju standar internasional

        Laboratorium Teknik Sipil Poliban menuju standar internasional

        Jumat, 27 Maret 2026 21:32

        Poliban dan PT ABEB kerjasama jaring tenaga kerja

        Poliban dan PT ABEB kerjasama jaring tenaga kerja

        Jumat, 27 Maret 2026 21:02

        Poliban giatkan program kewirausahaan di kalangan mahasiswa

        Poliban giatkan program kewirausahaan di kalangan mahasiswa

        Sabtu, 14 Maret 2026 15:41

        Poliban pantau perkembangan akademik mahasiswa penerima beasiswa KIP-K

        Poliban pantau perkembangan akademik mahasiswa penerima beasiswa KIP-K

        Kamis, 12 Maret 2026 0:03

    • English News
      • Government trusts ULM to support food security sector

        Government trusts ULM to support food security sector

        Minggu, 29 Maret 2026 5:26

        ULM Rector introduces Student Waste Sorting program to Minister Hanif

        ULM Rector introduces Student Waste Sorting program to Minister Hanif

        Minggu, 29 Maret 2026 0:54

        Prabowo, Anwar hold three-hour talks on geopolitics

        Prabowo, Anwar hold three-hour talks on geopolitics

        Sabtu, 28 Maret 2026 23:41

        Indonesia pushes downstream strategy to boost economy, end raw exports

        Indonesia pushes downstream strategy to boost economy, end raw exports

        Sabtu, 28 Maret 2026 23:32

        ULM provides strategic input for direction of HSU development

        ULM provides strategic input for direction of HSU development

        Sabtu, 28 Maret 2026 2:42

    • Infografik
    • Foto
      • Laboratorium Teknik Sipil Poliban menuju standar internasional

        Laboratorium Teknik Sipil Poliban menuju standar internasional

        Jumat, 27 Maret 2026 21:32

        Poliban dan PT ABEB kerjasama jaring tenaga kerja

        Poliban dan PT ABEB kerjasama jaring tenaga kerja

        Jumat, 27 Maret 2026 21:02

        Pegawai Sekretariat DPRD Banjarbaru ikuti apel gabungan pasca Idul Fitri

        Pegawai Sekretariat DPRD Banjarbaru ikuti apel gabungan pasca Idul Fitri

        Rabu, 25 Maret 2026 21:16

        DPRD Tabnah Bumbu sampaikan solusi penanagan sampah di Pagatan

        DPRD Tabnah Bumbu sampaikan solusi penanagan sampah di Pagatan

        Rabu, 25 Maret 2026 14:35

        Legislatif pererat kebersamaan anggota di momen Ramadhan

        Legislatif pererat kebersamaan anggota di momen Ramadhan

        Minggu, 15 Maret 2026 11:20

    • Video
      • Wali Kota Banjarmasin pastikan infrastruktur aman bagi warga

        Wali Kota Banjarmasin pastikan infrastruktur aman bagi warga

        Kamis, 26 Maret 2026 19:50

        Jadwal kapal terakhir, ratusan pemudik padati pelabuhan di Banjarmasin

        Jadwal kapal terakhir, ratusan pemudik padati pelabuhan di Banjarmasin

        Jumat, 20 Maret 2026 7:30

        Ribuan pemudik tujuan Surabaya padati Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

        Ribuan pemudik tujuan Surabaya padati Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

        Selasa, 17 Maret 2026 1:02

        Sensasi berbuka puasa di alam terbuka Siring Nol KM Banjarmasin

        Sensasi berbuka puasa di alam terbuka Siring Nol KM Banjarmasin

        Senin, 16 Maret 2026 22:07

        Gerakan Pangan Murah, Pemprov Kalsel sediakan diskon dan subsidi

        Gerakan Pangan Murah, Pemprov Kalsel sediakan diskon dan subsidi

        Senin, 16 Maret 2026 19:28

    Bekantan "si monyet Belanda" di ambang kepunahan

    Jumat, 8 Januari 2021 8:46 WIB

    Bekantan

    Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) Amalia Rezeki bersama seekor anak bekantan (ANTARA/SBI)

    Jadi ini, loh, satwa yang menjadi maskot Kalimantan Selatan. Kita harus bangga dan mengenalkannya kepada generasi penerus,

    Banjarmasin (ANTARA) - Sejumlah orang nampak antusias berfoto di depan patung maskot bekantan di Jalan Kapten Piere Tendean Banjarmasin pada Kamis (7/1) siang. Mereka mencari sisi terbaik agar patung setinggi 6,5 meter itu dapat terlihat secara penuh sebagai latar foto.

    Ketika ANTARA menanyakan kepada beberapa warga yang tengah asik berfoto itu apakah mereka pernah melihat secara langsung sosok primata endemik Pulau Kalimantan tersebut, semuanya kompak menjawab tidak pernah.

    Padahal semuanya warga asli Kota Banjarmasin yang mengaku ingin sekali melihat secara langsung "si monyet Belanda" berambut warna coklat kemerahan dan hidung panjang.

    Ironis memang, warga lokal saja tidak bisa bertemu bekantan apalagi orang luar daerah yang tentunya berkeinginan juga melihat sosok bekantan ketika berkunjung ke Bumi Lambung Mangkurat.

    Beberapa tahun silam, bekantan sempat menghuni Taman Maskot Banjarmasin di Jalan AS Musyafa samping Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang berada di tengah kota. Di lokasi yang bisa disebut kebun binatang mini ini, bekantan dan beberapa satwa lainnya dapat dilihat pengunjung.

    Namun, kini telah berubah konsep menjadi Taman Edukasi Banua Lalu Lintas. Sedangkan kebun binatang yang direlokasi ke Jalan Jahri Saleh Banjarmasin Utara hingga saat ini tidak banyak menarik kunjungan lantaran lokasi dan kondisinya tidak representatif.

    Para pecinta lingkungan saat berada di patung maskot bekantan di Siring Sungai Martapura di Banjarmasin. (ANTARA/SBI)

    Menurut Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) Amalia Rezeki, keberadaan patung maskot bekantan sangat bagus sebagai media pengetahuan dan pendidikan masyarakat terutama anak-anak mengenai sosok bekantan.

    "Jadi ini, loh, satwa yang menjadi maskot Kalimantan Selatan. Kita harus bangga dan mengenalkannya kepada generasi penerus," kata Amel, sapaan akrab Amalia Rezeki.

    Menyinggung keinginan banyak orang ingin melihat langsung sosok bekantan seperti di kebun binatang, menurut Amel, sejatinya kebun binatang baik untuk sarana edukasi juga. Namun begitu, pemeliharaan bekantan selama dalam kandang wajib diperhatikan agar tidak mengancam kehidupan si primata yang dikenal pemalu itu.

    "Memang tidak ada kehidupan satwa sebaik di alam aslinya. Jadi, biarkanlah mereka hidup dan lestari di habitatnya," ucap Amel.

    Konservasi bekantan

    SBI yang berdiri sejak 2013 peduli dalam upaya konservasi bekantan yang kini diambang kepunahan dengan jumlahnya terus menyusut di alam baik di kawasan konservasi maupun di luar kawasan konservasi alias alam liar.

    Amel mengungkapkan, data Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan tahun 2019 mencatat ada sekitar 2.400 ekor bekantan yang tersebar di provinsi itu. Dimana jumlahnya terus menurun hingga 50 persen dari tahun 2013 yang diperkirakan masih di kisaran 5.000 ekor.

    Stasiun Riset Bekantan di Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan menjadi pusat aktivitas SBI menjalankan lima programnya bekerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan BKSDA Kalimantan Selatan yaitu sosialisasi edukasi, rescue (penyelamatan), restorasi, penelitian serta ekowisata bekantan.

    Adapun jumlah bekantan di Pulau Curiak yang terus dipantau kehidupannya saat ini 28 ekor, terus berkembang dari tahun 2016 yang hanya 14 ekor. Pulau Curiak berada tak jauh dari Pulau Bakut yang dikenal sebagai pulau di bawah Jembatan Barito, jembatan sepanjang 1.082 meter melintasi Sungai Barito akses jalan Trans Kalimantan dari Kalimantan Selatan ke Kalimantan Tengah.

    Pulau Bakut satu dari beberapa kawasan konservasi bekantan yang dijaga kelestariannya oleh pemerintah dan terlarang bagi masyarakat mengambil dan memperjualbelikan satwa dilindungi yang ada di dalamnya.

    Amel memaparkan, sosialisasi berisi kunjungan ke sekolah untuk mengedukasi generasi muda untuk mengetahui upaya konservasi sejak dini agar peduli terhadap pelestarian keberadaan bekantan.

    "Kami ada sekolah konservasi dan pembentukan relawan juga. Anak-anak generasi muda inilah yang diharapkan terus menggelorakan penyelamatan bekantan dari kepunahan," kata dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP, ULM itu.

    Untuk program penyelamatan meliputi rehabilitasi dan pelepasliaran bersama BKSDA Kalimantan Selatan. Tim SBI kerap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait temuan bekantan yang menjadi korban kebakaran hutan ataupun korban kecelakaan dan lainnya, termasuk konflik dengan masyarakat.

    Lestarikan habitatnya

    Anggota Satgas Rescue SBI Ifan menuturkan, dirinya bersama tim harus siap siaga 1x24 jam kapan pun mendapatkan laporan masyarakat terkait keberadaan bekantan ataupun satwa dilindungi lainnya.

    "Kami pernah selamatkan bekantan dari korban tabrak lari dan tersengat listrik. Alhamdulillah, dari sejumlah bekantan yang dievakuasi semuanya bisa selamat setelah menjalani perawatan di pusat rehabilitasi hingga akhirnya dilepasliarkan berdasarkan arahan BKSDA di 13 kawasan konservasi di Kalsel," ujarnya.

    Ifan mengakui bekantan yang paling sulit penanganannya yaitu setelah diambil dari peliharaan warga. Dikarenakan pola makannya tidak lagi alami namun berubah seperti diberikan nasi oleh pemiliknya.

    Dalam program restorasi, SBI terus melestarikan hutan bakau (mangrove) rambai sebagai habitat asli sekaligus makanan utama bekantan yaitu buah rambai. Menurut Amel, kunci utama menyelamatkan bekantan yaitu menyelamatkan habitatnya.

    Sedangkan dalam kegiatan penelitian guna menentukan tindakan konservasi berdasarkan hasil penelitian. SBI juga membentuk Forum Bekantan Indonesia berisi kumpulan akademisi dan para peneliti yang ingin memetakan lebih jelas, lebih jauh dan lebih luas tentang populasi bekantan di Kalimantan.

    Sementara pada program ekowisata bekantan, dirancang pariwisata berkelanjutan karena memuat kegiatan edukasi dan observasi.

    "Jadi kami ingin masyarakat yang berminat mengetahui secara langsung sosok bekantan dapat melihatnya di habitat aslinya seperti di Pulau Curiak, Pulau Bakut dan pulau-pulau lainnya di sekitar aliran Sungai Barito bukan di kebun binatang," tutur Amel yang meraih
    penghargaan internasional dari ASEAN Youth Eco-Champion (AYECA) kategori Pemuda oleh Menteri Lingkungan Jepang dan Menteri Pendidikan Kamboja tahun 2019.

    Diakui dia, kegiatan konservasi mengalami tantangan dan kendala terutama pendanaan untuk penyediaan habitatnya. SBI pun melakukan penggalangan dana dengan beragam cara. Seperti penjualan cinderamata hingga bantuan pihak ketiga.

    "Upaya konservasi merupakan tanggung jawab bersama. Kami apresiasi perhatian semua kalangan yang semakin meningkat terhadap keberadaan bekantan sebagai maskot Kalimantan Selatan yang ditetapkan tanggal 28 Maret 1990," ujar wanita yang tercatat sebagai mahasiswi Program S3 Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan ULM itu.

    Meneliti genetika bekantan

    Bekantan dengan nama ilmiah Nasalis larvatus merupakan primata endemik Kalimantan dan termasuk 1 dari 25 spesies prioritas yang harus dilindungi.

    Perlindungan terhadap bekantan juga diperkuat dasar hukum Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Strategis dan rencana aksi konservasi bekantan.

    SBI yang dikomando Amalia Rezeki pada tahun 2021 ini akan lebih intensif pada kegiatan penelitian sebagai dasar menentukan tindakan konservasi.

    SBI sudah melakukan sebanyak 25 penelitian dari ragam bidang dan saat ini intensif ke arah genetika, bagaimana upaya perlindungan bekantan dengan meneliti genetikanya.

    Bekantan tersebar hampir di seluruh bagian Pulau Kalimantan dan terpencar di semua propinsi serta wilayah Kalimantan lainnya seperti Sarawak Brunei, dan Sabah Malaysia.

    Habitat bekantan cenderung mengalami degradasi sehingga memerlukan tindakan konservasi in-situ dan ex-situ yang memerlukan pemahaman terhadap identitas genetik kelompok bekantan beserta pakannya.

    Selain itu, memahami pakan perlu mengaitkan dengan proses pencernaannya yang melibatkan mikrobiota gastrointestinal.

    Karena itu perlu melakukan identifikasi genetik bekantan dengan metode yang non-invasif, mengetahui komposisi mikrobiota gastrointestinal bekantan dapat digunakan untuk menentukan ketepatan diet dan status kesehatan bekantan baik yang ada di penangkaran atau alam bebas.

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sekuen DNA pada daerah D-loop dan sekuen DNA gen sitokrom mitokondria bekantan melalui feses bekantan yang ada di pusat rehabilitasi dan habitat alami.

    Kemudian membentuk pohon filogeni kekerabatan bekantan berdasarkan sekuen DNA daerah D-Loop dan gen sitokrom.

    Selanjutnya menganalisis keragaman atau komposisi mikrobiota gastrointestinal bekantan yang ada di pusat rehabilitasi dan habitat alami, dengan menggunakan metode metagenomik.

    Dalam jangka panjang penelitian ini dapat digunakan dalam pengelolaan konservasi bekantan di lahan basah. Luaran wajib dari penelitian ini artikel ilmiah yang berisi hasil penelitian yang akan disampaikan pada seminar nasional dan internasional, artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal Diversitas terindeks Scopus atau jurnal internasional lainnya, serta mendeposit sekuen DNA D-loop dan sitokrom mitokondria bekantan serta dekuen DNA mikrobiota gastrointestinal bekantan ke Genbank.

    Mudah-mudahan dukungan dari semuanya ini menjadi sebuah sistem yang menyelamatkan bekantan. Karena menyelamatkan bekantan berarti menyelamatkan peradaban manusia.*


    Pewarta: Firman
    Editor : Ulul Maskuriah
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Tanah Bumbu supports investment acceleration in South Kalimantan

    Tanah Bumbu supports investment acceleration in South Kalimantan

    18 November 2025 21:26

    Syamsudin Noor Airport dresses up as Meratus Geopark

    Syamsudin Noor Airport dresses up as Meratus Geopark

    25 September 2025 01:28

    Feature - Jejak Konservasi Monyet Besar dari Dunia Lama di Pulau Kecil yang Mendunia Bagian 3

    Feature - Jejak Konservasi Monyet Besar dari Dunia Lama di Pulau Kecil yang Mendunia Bagian 3

    28 Juli 2025 18:28

    Feature - Jejak Konservasi Monyet Besar dari Dunia Lama di Pulau Kecil yang Mendunia Bagian 2

    Feature - Jejak Konservasi Monyet Besar dari Dunia Lama di Pulau Kecil yang Mendunia Bagian 2

    28 Juli 2025 14:57

    Feature - Jejak Konservasi Monyet Besar dari Dunia Lama di Pulau Kecil yang Mendunia Bagian 1

    Feature - Jejak Konservasi Monyet Besar dari Dunia Lama di Pulau Kecil yang Mendunia Bagian 1

    28 Juli 2025 08:10

    Earning a living from bekantan conservation area on Curiak Island

    Earning a living from bekantan conservation area on Curiak Island

    21 Juli 2025 00:34

    Mengais rezeki pada kehidupan bekantan di Pulau Curiak

    Mengais rezeki pada kehidupan bekantan di Pulau Curiak

    20 Juli 2025 17:15

    Tapak habitat Bekantan Pulau Curiak bagian dari Geopark Meratus

    Tapak habitat Bekantan Pulau Curiak bagian dari Geopark Meratus

    12 Juli 2025 09:38

    Terpopuler

    Iran di atas angin

    Iran di atas angin

    Festival balon udara Wonosobo digelar di 23 lokasi

    Festival balon udara Wonosobo digelar di 23 lokasi

    FIFA Series 2026 - Bulgaria tak pandang remeh Kepulauan Solomon

    FIFA Series 2026 - Bulgaria tak pandang remeh Kepulauan Solomon

    Rupiah menguat, kurs hari ini Rp16.889 per dolar AS

    Rupiah menguat, kurs hari ini Rp16.889 per dolar AS

    FIFA Series 2026  - Indonesia ke final, tekuk telak Saint Kitts & Nevis 4-0

    FIFA Series 2026 - Indonesia ke final, tekuk telak Saint Kitts & Nevis 4-0

    Top News

    • FIFA Series 2026  - Indonesia ke final, tekuk telak Saint Kitts & Nevis 4-0

      FIFA Series 2026 - Indonesia ke final, tekuk telak Saint Kitts & Nevis 4-0

      27 Maret 2026 23:09

    • Veda Ega rebut posisi ketiga klasemen Moto3 Brasil

      Veda Ega rebut posisi ketiga klasemen Moto3 Brasil

      23 Maret 2026 13:02

    • Prabowo: RI tak pernah komitmen sumbang Rp17 triliun untuk BoP

      Prabowo: RI tak pernah komitmen sumbang Rp17 triliun untuk BoP

      22 Maret 2026 21:29

    • Pemerintah tetapkan Idul Fitri Sabtu 21 Maret 2026

      Pemerintah tetapkan Idul Fitri Sabtu 21 Maret 2026

      19 Maret 2026 22:13

    • Kemenag Kalsel pantau hilal 1 Syawal 1447 H di Banjarmasin

      Kemenag Kalsel pantau hilal 1 Syawal 1447 H di Banjarmasin

      19 Maret 2026 19:47

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA
    notification icon
    Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com