• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Jumat, 27 Juni 2025
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Barat
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Kalsel tanam 1.000 bibit bintaro untuk reboisasi hutan di pusat perkantoran

      Kalsel tanam 1.000 bibit bintaro untuk reboisasi hutan di pusat perkantoran

      Jumat, 13 Juni 2025 22:01

      Dispar Kalsel bantu kemudahan izin bagi pelaku usaha pariwisata

      Dispar Kalsel bantu kemudahan izin bagi pelaku usaha pariwisata

      Rabu, 11 Juni 2025 22:58

      Kalsel siapkan lahan mangrove sambut Menteri LH terkait program PSN

      Kalsel siapkan lahan mangrove sambut Menteri LH terkait program PSN

      Rabu, 28 Mei 2025 22:28

      Menjaga budaya sungai di Lok Baintan

      Menjaga budaya sungai di Lok Baintan

      Rabu, 28 Mei 2025 13:36

      Dispar Kalsel tekankan pariwisata dan ekraf berbasis masyarakat

      Dispar Kalsel tekankan pariwisata dan ekraf berbasis masyarakat

      Kamis, 22 Mei 2025 11:34

  • Nasional
    • Rupiah menguat lagi jadi Rp16.207 per dolar AS

      Rupiah menguat lagi jadi Rp16.207 per dolar AS

      Jumat, 27 Juni 2025 13:27

      Emas Antam hari ini Rp1,907 juta/gram, turun Rp17.000

      Emas Antam hari ini Rp1,907 juta/gram, turun Rp17.000

      Jumat, 27 Juni 2025 13:11

      Ketua KPK: Korupsi kuota haji khusus diduga terjadi pada 2023-2024

      Ketua KPK: Korupsi kuota haji khusus diduga terjadi pada 2023-2024

      Jumat, 27 Juni 2025 6:36

      421 haji Kloter 07 Debarkasi Banjarmasin tiba di tanah air

      421 haji Kloter 07 Debarkasi Banjarmasin tiba di tanah air

      Jumat, 27 Juni 2025 5:40

      Lolos verifikasi BSU 2025 tapi dana belum cair? Ini penjelasannya

      Lolos verifikasi BSU 2025 tapi dana belum cair? Ini penjelasannya

      Kamis, 26 Juni 2025 21:07

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • IBL 2025 - Rans Simba akhiri catatan negatif kontra Kesatria Bengawan Solo

        IBL 2025 - Rans Simba akhiri catatan negatif kontra Kesatria Bengawan Solo

        Jumat, 27 Juni 2025 5:28

        IBL 2025 - Satria Muda taklukkan Prawira 76-69

        IBL 2025 - Satria Muda taklukkan Prawira 76-69

        Jumat, 27 Juni 2025 5:14

        IBL 2025 - Laga Satria Muda vs Prawira malam ini

        IBL 2025 - Laga Satria Muda vs Prawira malam ini

        Kamis, 26 Juni 2025 16:50

        Liga 1 - Alfeandra Dewangga kini berseragam Persib Bandung

        Liga 1 - Alfeandra Dewangga kini berseragam Persib Bandung

        Kamis, 26 Juni 2025 13:33

        Liga 1 - Julio Cesar resmi perkuat lini belakang Persib

        Liga 1 - Julio Cesar resmi perkuat lini belakang Persib

        Kamis, 26 Juni 2025 13:24

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        OJK ajak mahasiswa ULM pahami sistem keuangan berintegritas

        OJK ajak mahasiswa ULM pahami sistem keuangan berintegritas

        Selasa, 17 Juni 2025 22:02

        ULM tambah 165 dosen perkuat layanan pendidikan tinggi bagi 33.838 mahasiswa

        ULM tambah 165 dosen perkuat layanan pendidikan tinggi bagi 33.838 mahasiswa

        Sabtu, 14 Juni 2025 6:18

        ULM terima 4.000 guru terdaftar ikuti Pendidikan Profesi Guru

        ULM terima 4.000 guru terdaftar ikuti Pendidikan Profesi Guru

        Sabtu, 14 Juni 2025 6:15

        ULM berperan aktif pada konservasi mangrove

        ULM berperan aktif pada konservasi mangrove

        Kamis, 12 Juni 2025 19:55

        Poliban raih penghargaan keterbukaan informasi publik tingkat nasional 2025

        Poliban raih penghargaan keterbukaan informasi publik tingkat nasional 2025

        Kamis, 26 Juni 2025 7:50

        Poliban bantu bangkitkan minat baca siswa di era digital

        Poliban bantu bangkitkan minat baca siswa di era digital

        Sabtu, 21 Juni 2025 22:08

        Poliban bekali mahasiswa untuk menatap peluang usaha otomotif

        Poliban bekali mahasiswa untuk menatap peluang usaha otomotif

        Jumat, 13 Juni 2025 12:32

        Poliban bentuk pola pikir mahasiswa agar berani berwirausaha

        Poliban bentuk pola pikir mahasiswa agar berani berwirausaha

        Kamis, 12 Juni 2025 20:38

    • English News
      • South Kalimantan ready to commence Sekolah Rakyat, receives 225 students

        South Kalimantan ready to commence Sekolah Rakyat, receives 225 students

        Kamis, 26 Juni 2025 23:35

        Tapin partners with PT MCS to develop rice processing industry

        Tapin partners with PT MCS to develop rice processing industry

        Kamis, 26 Juni 2025 22:33

        Govt, Pertamina to discuss impact of Iran-Israel conflict

        Govt, Pertamina to discuss impact of Iran-Israel conflict

        Kamis, 26 Juni 2025 6:51

        Banjarmasin to vaccinate thousands of children againt dengue

        Banjarmasin to vaccinate thousands of children againt dengue

        Kamis, 26 Juni 2025 0:59

        South Kalimantan's economy grows 4.81 percent amids global challanges

        South Kalimantan's economy grows 4.81 percent amids global challanges

        Rabu, 25 Juni 2025 20:56

    • Infografik
    • Foto
      • Situs ke-31 Geopark Meratus, Gunung Api Purba Bawah Laut

        Situs ke-31 Geopark Meratus, Gunung Api Purba Bawah Laut

        Senin, 23 Juni 2025 21:36

        Bang Arul hadir pada pengukuhan BPP KKSS

        Bang Arul hadir pada pengukuhan BPP KKSS

        Senin, 23 Juni 2025 18:19

        DPRD sampaikan catatan dan saran pada pembahasan LPj APBD 2024

        DPRD sampaikan catatan dan saran pada pembahasan LPj APBD 2024

        Senin, 23 Juni 2025 18:06

        Bupati Tanah Bumbu hadiri pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru

        Bupati Tanah Bumbu hadiri pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru

        Minggu, 22 Juni 2025 20:55

        Bang Arul lantik pengurus GOW Tanah Bumbu periode 2025–2030

        Bang Arul lantik pengurus GOW Tanah Bumbu periode 2025–2030

        Minggu, 22 Juni 2025 20:46

    • Video
      • Banjarmasin lindungi produk IKM dengan kekayaan intelektual

        Banjarmasin lindungi produk IKM dengan kekayaan intelektual

        Rabu, 25 Juni 2025 21:52

        Kepala daerah di Kalsel dikukuhkan jadi Ayah Bunda GenRe 2025

        Kepala daerah di Kalsel dikukuhkan jadi Ayah Bunda GenRe 2025

        Selasa, 24 Juni 2025 21:28

        Tinjau SPMB di Banjarmasin, Wamendikdasmen pastikan berjalan baik

        Tinjau SPMB di Banjarmasin, Wamendikdasmen pastikan berjalan baik

        Jumat, 20 Juni 2025 18:55

        Wamen UMKM minta pelaku UKM Banjarmasin rambah platform digital

        Wamen UMKM minta pelaku UKM Banjarmasin rambah platform digital

        Kamis, 19 Juni 2025 20:07

        Festival Sepak bola U-14, wadah bina atlet sejak usia dini

        Festival Sepak bola U-14, wadah bina atlet sejak usia dini

        Kamis, 19 Juni 2025 17:07

    Kerusakan Hutan Indonesia Mengkhawatirkan

    Rabu, 17 September 2014 9:55 WIB

    Kerusakan Hutan Indonesia Mengkhawatirkan

    (Antara/dok.)

    ...kami terus melakukan pemantauan terhadap kerusakan hutan di Indonesia dan hampir merata kerusakan hutan terjadi di setiap pulau,"

    Jakarta, (Antaranews Kalsel) - Indonesia terkenal dengan hutan yang begitu luas dan terlihat hijau hingga dunia pun mengakui tentang keindahan dan keberagaman flora dan fauna yang ada di dalamnya.

    Namun, kini hutan di Bumi Pertiwi kian terancam dengan maraknya kebakaran yang sedikit demi sedikit akan mengurangi luas areal hutan.

    Tak terbayang jika negeri yang begitu hijau dengan kekayaan hutannya akan menjadi negeri yang gersang akibat ulah oknum masyarakat yang sengaja membakarnya untuk kepentingan pribadi maupun karena unsur alam.

    Menurut data yang ada di Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Nasional, ada sekitar 65 juta hektare hutan di Indonesia telah rusak hingga 2011. Bahkan, dalam dua tahun terakhir ini kerusakan hutan terus bertambah hingga satu juta hektare.

    "Kami terus melakukan pemantauan terhadap kerusakan hutan di Indonesia dan hampir merata kerusakan hutan terjadi di setiap pulau," ucap Manajer Hutan dan Perkebunan Walhi Nasional Zenzi Suhadi di Jakarta.

    Bukan itu saja, kerusakan hutan di negeri ini terjadi mulai zaman Orde Baru dengan maraknya "illegal logging". Yang cukup mengherankan lagi, kasus tersebut terkesan "dibiarkan" karena hanya para pelaku-pelaku kecil yang ditangkap dan para "cukong"-nya bebas berkeliaran.

    "Saya heran dengan penindakan terhadap kasus perusakan hutan di negeri ini. Para pelaku yang tertangkap dan masuk ke ranah hukum hanya divonis rendah dan sama sekali tidak menimbulkan efek jera atas perbuatan mereka," tutur Zenzi dengan nada kecewa.

    Ia menyebutkan ada empat faktor penyebab kerusakan hutan pada era reformasi dan lebih parah daripada era Orde Baru.

    Empat faktor penyebab kerusakan hutan itu adalah izin buka lahan untuk hutan tanaman industri, adanya perkebunan kelapa sawit yang mengambil lahan di hutan, maraknya aktivitas pertambangan, dan adanya hak penguasaan hutan yang semena-mena.

    "Semoga pada masa mendatang pemerintah di negeri ini bisa lebih memperhatikan hutan agar tidak hilang ditelan waktu akibat ulah tangan tangan nakal, dan negeri ini pun terhindar dari bencana alam," katanya.

    Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyatakan saat ini ada sekitar sembilan provinsi yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan karena beberapa faktor, salah satunya akibat adanya kekeringan di daerah tersebut.

    Data KLH menyebutkan ada sembilan provinsi yang harus bersiaga agar cepat melakukan tindakan pemadaman terhadap kebakaran hutan.

    Deputi III Kementerian Lingkungan Hidup Arief Yuwono menyebutkan nama sembilan provinsi yang berpotensi mengalami kebakaran hutan atau lahan itu, yakni Provinsi Sumatera Utara, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara.

    Dari sembilan provinsi itu, kebakaran hutan yang terhebat terjadi di Provinsi Riau pada tahun lalu, sedangkan pada tahun ini terjadi di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah.

    "Khusus Riau, sejak 2013 hingga 2014, hutan yang terbakar seluas 20.000 hektare dan kerugian secara ekonomi sebesar Rp10 triliun lebih, sedangkan dari kerugian ekologi sudah tidak terhitung," ujar Arief Yuwono.

    Saat ini, kata dia, ada beberapa provinsi yang sedang terjadi kebakaran hutan dan pemerintah setempat harus cepat melakukan penindakan untuk pemadaman agar tidak terus merambah.

    Bagi daerah yang berpotensi kebakaran hutan tetapi belum terjadi, katanya, seharusnya sedini mungkin melakukan upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, perusahaan, dan kepada semua pihak.

    Pemerintah setempat, ujarnya, juga harus melakukan tindakan tegas kepada setiap pelaku pembakaran hutan, baik itu perorangan, perusahaan, maupun kelompok, yang tertangkap tangan dengan sengaja melakukan perbuatan tersebut.

    Upaya Penanggulangan
    Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mencatat kerusakan hutan dari sisi kebakaran hutan. Ternyata ada 15 provinsi di Indonesia yang terdapat titik api kebakaran hutan/lahan.

    Bukan itu saja, titik api di 15 provinsi itu diperkirakan akan bertambah apabila pemerintah setempat tidak peduli dengan keberadaan hutan di daerah masing-masing.

    "Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap keberadaan titik api di setiap provinsi di Indonesia, dan upaya penanggulangan sudah dilakukan untuk penanganan kebakaran hutan," tutur Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

    Data titik api di seluruh Indonesia itu adalah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebanyak 46 titik api, Kalbar (27), Kalteng (19), Kalsel (16), Sultra dan Sulsel (5), kemudian Sumsel, Kaltara, dan Sulteng masing-masing sebanyak 4 titik api, selanjutnya Jatim terdapat 3 titik api, Riau (2), serta Aceh, Lampung, dan Bali masing-masing sebanyak 1 titik api.

    Titik api itu merupakan hasil pemantauan yang dilakukan oleh pihak BNPB pada hari Senin (8/9) menggunakan setelit NOAA18 dan terlihat ada 15 provinsi dengan 138 titik api.

    "Kami selain melakukan pemantauan melalui setelit NOAA18, juga melakukan monitoring untuk dilakukan observasi titik api melalui pemantauan data Modis," ucapnya.

    Upaya yang harus dilakukan pemerintah setempat yang wilayahnya berpotensi terjadi kebakaran hutan, kata Sutopo, adalah melakukan kerja sama dengan para pihak untuk mengatasi musibah tersebut.

    Dengan kerja sama yang baik dengan para pihak, menurut dia, setiap kejadian kebakaran hutan akan cepat dilakukan tindakan pemadaman agar tidak terus merambah ke daerah lain.

    Menurut Sutopo, ada tiga cara untuk menghindari kebarakaran hutan, yakni melakukan pencegahan dengan memberikan peringatan dini kepada seluruh pihak dan memelihara dengan baik penggunaan air pada musim kering.

    Selanjutnya, melakukan penanggulan dengan cepat apabila terjadi kebakaran hutan yang belum begitu besar dengan mengerahkan seluruh fungsi yang terlibat.

    "Memberikan tindakan hukum bagi siapa saja yang sengaja membakar hutan baik dilakukan secara perorangan, perusahaan, maupun kelompok," katanya.

    Banyak penyebab kebakaran, mulai dari foktor cuaca sampai tidak hati-hati dalam membuka lahan yang kebanyakannya dilakukan perusahaan ataupun masyarakat.

    Masyarakat tentu berharap pemerintah menindak tegas dengan menjerat pelaku pembakaran hutan melalui 11 undang-undang di luar dari UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

    Upaya pencegahan, penanggulangan, dan penindakan tegas terhadap pelaku bisa diharapkan akan memberi efek jera, dan pelaku tidak lagi melakukan pembakaran hutan yang nantinya bisa menimbulkan bencana alam yang merugikan banyak orang./e

    Pewarta: Gunawan Wibisono
    Editor : Asmuni Kadri
    COPYRIGHT © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    PT PBB bentuk KTPA untuk mitigasi karhutla di sekitar perkebunan

    PT PBB bentuk KTPA untuk mitigasi karhutla di sekitar perkebunan

    18 Juni 2025 13:35

    Kalsel tanam 1.000 bibit bintaro untuk reboisasi hutan di pusat perkantoran

    Kalsel tanam 1.000 bibit bintaro untuk reboisasi hutan di pusat perkantoran

    13 Juni 2025 22:01

    3.000 pohon rotan percantik hutan Pegunungan Meratus

    3.000 pohon rotan percantik hutan Pegunungan Meratus

    12 Juni 2025 15:57

    Dishut Kalsel lakukan pemeliharaan 3.000 Pohon Ulin di Tahura Sultan Adam

    Dishut Kalsel lakukan pemeliharaan 3.000 Pohon Ulin di Tahura Sultan Adam

    13 Mei 2025 20:05

    Kalsel kemarin dari  edukasi remaja hingga kemitraan hutan

    Kalsel kemarin dari edukasi remaja hingga kemitraan hutan

    13 Mei 2025 09:05

    Kalsel gencarkan RHL melalui kemitraan hutan di Desa Belangian

    Kalsel gencarkan RHL melalui kemitraan hutan di Desa Belangian

    12 Mei 2025 19:24

    Kalsel hijaukan hutan sepanjang 104 km jalur bebas cegah alih fungsi

    Kalsel hijaukan hutan sepanjang 104 km jalur bebas cegah alih fungsi

    9 Mei 2025 16:33

    Menteri puji aksi heroik PMI dalam kebakaran hutan di Korsel

    Menteri puji aksi heroik PMI dalam kebakaran hutan di Korsel

    2 April 2025 20:08

    Terpopuler

    Habib palsu di HST sempat buka majelis enam bulan tapi tak pernah ke masjid

    Habib palsu di HST sempat buka majelis enam bulan tapi tak pernah ke masjid

    Ketua DPRD Kalsel sambut rencana penerbangan Banjarmasin-Malaysia

    Ketua DPRD Kalsel sambut rencana penerbangan Banjarmasin-Malaysia

    Agen dan pangkalan di HST jual LPG 3 kg lebihi HET

    Agen dan pangkalan di HST jual LPG 3 kg lebihi HET

    Lolos verifikasi BSU 2025 tapi dana belum cair? Ini penjelasannya

    Lolos verifikasi BSU 2025 tapi dana belum cair? Ini penjelasannya

    Mantan Kadis PUPR Kalsel akui terima gratifikasi Rp12,4 miliar

    Mantan Kadis PUPR Kalsel akui terima gratifikasi Rp12,4 miliar

    Top News

    • Seorang jamaah haji asal Kalsel hilang di Makkah

      Seorang jamaah haji asal Kalsel hilang di Makkah

      25 Juni 2025 21:47

    • Mantan Kadis PUPR Kalsel akui terima gratifikasi Rp12,4 miliar

      Mantan Kadis PUPR Kalsel akui terima gratifikasi Rp12,4 miliar

      25 Juni 2025 19:31

    • Situs ke-31 Geopark Meratus, Gunung Api Purba Bawah Laut

      Situs ke-31 Geopark Meratus, Gunung Api Purba Bawah Laut

      23 Juni 2025 21:36

    • Wali Kota Banjarbaru ikuti retret Kemendagri di IPDN Jawa Barat

      Wali Kota Banjarbaru ikuti retret Kemendagri di IPDN Jawa Barat

      21 Juni 2025 21:25

    • Polsek Banjarmasin Selatan bekuk pria bejat setubuhi anak tiri

      Polsek Banjarmasin Selatan bekuk pria bejat setubuhi anak tiri

      20 Juni 2025 21:26

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2025
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA