Kalau hari-hari sebelumnya pada subuh hari tidak seperti subuh hari ini keadaan kabut atau masih cukup terang
Banjar Kalsel (ANTARA) - Kabut menyelimuti kawasan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) sehingga jarak pandang hanya sekitar 50 meter dan membuat pengendara mobil ataupun sepeda motor harus berhati-hati guna menghindari kecelakaan lalu lintas (lakalantas), subuh Senin.
Pelintas kawasan Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Tika (35) melaporkan, Jalan Syarkawi kabut cukup mengganggu jarak pandang atau cuma sekitar 50 meter sehingga harus hati-hati guna menghindari laka lantas.
"Kalau hari-hari sebelumnya pada subuh hari tidak seperti subuh hari ini keadaan kabut atau masih cukup terang," kata karyawati yang berangkat dari Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala dan bekerja di Pelaihari.
Sementara Hero yang berangkat dari Banjarbaru ke Banjarmasin, berjarak lebih kurang 35 kilometer, Senin pagi sekitar pukul 06.30 Wita mengatakan, ketebalan kabut sudah mulai berkurang seiring mulai munculnya matahari.
"Memang tampaknya kabut pertanda tibanya musim kemarau, bukan kabut asap," ujar alumnus Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan mantan seorang jurnalistik tersebut.
Ia berharap, musim kemarau tahun ini jangan terjadi kabut asap tebal seperti beberapa tahun terakhir karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Sebab kalau kabut asap tebal, selain dapat mengganggu kesehatan, juga mengganggu kelancaran lalu lintas/transportasi dan bisa berdampak terganggunya angkutan barang serta stabilitas harga," kata Hero.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.