Banjarmasin (ANTARA) - Menyikapi COVID-19 di Kota Banjarmasin yang masih mewabah, Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina mengimbau, agar masyarakat selain melaksanakan aturan protokol kesehatan, juga selalu berdoa meminta kepada Allah SWT, sehingga penyakit mematikan berasal dari negeri tirai bambu itu segera hilang dari Bumi Kayuh Baimbai.
Ajakan itu disampaikannya saat memberikan sambutannya, sebelum Solat Jumat di Masjid Jami Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat, dimulai.
Masjid Jami Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat, merupakan salah satu masjid di kota ini yang menerapkan aturan protokol kesehatan.
Sebelum para jamaahnya masuk ke ruang induk masjid tersebut, mereka terlebih dahulu diwajibkan mengukur suhu tubuh, mencuci tangan, dan menggunakan masker.
Saat berada di dalam masjid tersebut, penempatan posisi solat jamaahnya pun diatur mengikuti aturan protokol kesehatan.
Karena itu, dikesempatan tersebut, H Ibnu Sina mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Masjid Jami Teluk Tiram, yang telah melaksanakan aturan protokol kesehatan, sesuai surat edaran Walikota Banjarmasin.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus masjid yang telah melaksanan aturan protokol kesehatan. Ulun yakin dan percaya orang yang masuk ke masjid ini telah bersih dan suci. Mudah-mudahan tidak ada penyebaran di sini,“ katanya.
Bertindak sebagai iman dalam Solat Jumat itu Guru H Yusuf Hifni dan sebagai Khatib Ustad Muhlid.
Ia menyarankan doa yang dibaca itu salah satunya yang berbunyi laa ilaha illa anta, subhanaka ini kuntu minazd dzolimin.
Artinya, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali engkau ya Allah SWT, maha suci engkau , sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang yang berbuat zalim.
Usai pelaksanaan Solat Jumat , H Ibnu Sina menyempatkan diri berziarah ke Makam KH Abdul Sami, yang merupakan guru dari Almarhum Guru KH Ahmad Zuhdiannor, yang berlokasi tepat di belakang Masjid Jami Teluk Tiram, Banjarmasin.
