Selasa, 26 September 2017

Pemkot Banjarmasin Minim Program

id pemkot banjarmasin, KETUA dprd kota Banjarmasin, Iwan Rusmali, Kota Banjarmasin
Pemkot Banjarmasin Minim Program
. (Antaranews Kalsel/Sukarli)
Program yang dijalankan pemerintahan sekarangkan masih melanjutkan program wali kota sebelumnya,
Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin Iwan Rusmali menilai, program pembangunan yang menonjol di pemerintahan kota sekarang masih minim.

"Program yang dijalankan pemerintahan sekarangkan masih melanjutkan program wali kota sebelumnya," ujarnya dalam jumpa pers akhir tahun di gedung dewan, Jumat.

Dia menyatakan, pemerintahan kota sekarang yang dipegang Wali Kota Ibnu Sina dan Wakilnya Hermansyah memang sudah berjalan sekitar sepuluh bulan, namun belum ada terlihat memiliki program baru dari mereka yang menonjol.

"Pembangunan siring sungai Martapura itukan dari program wali kota sebelumnya, yang sekarang belum ada," ucapnya.

Pihaknya di DPRD, ujar Iwan, masih bisa memaklumi itu karena mungkin pemimpin kota saat ini baru bisa maksimal menjalankan programnya sesuai visi dan misinya pada janji kampanye pada 2017.

"Kita liat nanti pada pertanggungjawaban pemerintah kota untuk APBD 2016 ini, tentunya di sana bisa diliat pencapaiannya," tutur Iwan.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Soprayogi juga berpendapat sama, bahwa perlu terobosan baru yang menonjol dari pemerintahan kota saat ini untuk memajukan pembangunan baik segi pariwisata, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Yang ada inikan banyak pengembangan program sudah lalu, kita berharap ada ide kreatif dari pemerintah sekarang dalam pembangunan," ujar politisi PDIP ini.

Menurut Soprayogi, perlu banyak sentuhan kreatif dilakukan pemerintah kota saat ini utamanya disektor pembangunan kepariwisataan yang menjadi andalan kota ini meningkatkan prekonomian.

Dikatakan dia, wali kota dan wakilnya harus bisa mencari figur pembantu dalam pemerintahannya yang memiliki kreatif tinggi, sehinga ada terlihat program menonjol nantinya yang dibanggakan masyarakat.

Sebagai ibu kota provinsi, lanjut dia, sorotan pembangunan akan tertuju ke Banjarmasin oleh daerah lain, apalagi kota ini sudah meraih Adipura Kirana secara berturut dua kali, yakni, 2015 dan 2016.

"Pemerintah sekarang harus bisa mempertahankan prestasi itu, bahkan harus bisa meningkatkannya jadi Adipura Kencana," paparnya.

Pihaknya di DPRD, ujar Soprayogi, akan selalu mendukung segala program pembangunan yang berpihak kemasyarakat dan peningkatan pendapatan asli daerah, sebagaimana yang sudah pihaknya setujui APBD murni 2017.

"Kita akan mengawasi dengan betul pembangunan selanjutnya, dan kritis terhadap kebijakan pemerintah kota," paparnya.

Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga