Barabai, (Antaranews Kasel) - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang bekerjasama dengan PT PLN Persero Area Barabai menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi peningkatan rasio elektrifikasi atau rumah tangga berlistrik di ruang Pangeran Antasari PLN Area Barabai di jalan Abdul Muis Redhani, Senin (20/8).
Pada forum yang dihadiri seluruh Camat dan Perangkat Desa se HST terutama desa-desa yang belum dialiri listrik tersebut diminta melakukan pendataan dan pencocokan serta verifikasi.
Manajer PT PLN Persero Area Barabai Imam Akhmadi dalam laporannya mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengecekan dan survey ke lapangan, di wilayah HST masih terdapat Enam kecamatan yang desanya belum memiliki atau dialiri listrik.
Kecamatan itu terdiri dari Kecamatan Hantakan, Batang Alai Timur (BAT), Labuan Amas Utara (LAU), Labuan Amas Selatan (LAS), Haruyan dan Limpasu.
"Setelah pendataan dan pencocokan serta verifikasi selesai maka secepatnya pihak PLN akan merealisasi penerangan di wilayah-wilayah tersebut," katanya.
Mewakili Plt Bupati, Asisten Bidang Pemerintahan Setda HST H Ainur Rafiq mengharapkan kepada pihak PLN agar seluruh desa yang belum mendapatkan penerangan, pada akhir tahun 2018 ini supaya dapat menikmati listrik.
Karena menurutnya banyak faktor positif yang didapat apabila listrik sudah masuk ke rumah tangga di desa-desa tersebut.
"jangan sampai ada yang belum mempunyai listrik di rumah," pungkasnya.
Dia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar menjaga fasilitas listrik tersebut, memelihara serta melindungi jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, bahkan sampai merugikan, baik diri sendiri maupun pemberi fasilitas, apalagi yang menyebabkan keresahan di masyarakat Bumi Murakata pada umumnya.
