Barabai (ANTARA) - Dinas Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Disdag HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar lima titik pasar murah menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026.
"Pasar murah ini kami gelar dalam rangka menjaga stabilitas harga dan kebutuhan pangan dalam upaya pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah," kata Kepala Bidang Perdagangan Disdag HST Farida Apriana di Barabai, Rabu.
Farida menerangkan, lima titik pasar murah itu yakni di Desa Pajukungan Kecamatan Barabai pada Rabu (6/5) hari ini, lalu di Desa Banua Asam Kecamatan Pandawan dijadwalkan Senin (18/5).
Berikutnya, di Desa Pagat Kecamatan Batu Benawa pada Selasa (19/5), lalu di Kantor Kecamatan Haruyan pada Rabu (20/5), terakhir di Desa Banua Rantau Kecamatan Batang Alai Selatan dijadwalkan pada Kamis (21/5).
Baca juga: Pemkab HST-Polres sediakan bapok dengan harga subsidi lewat pasar murah
"Alhamdulillah, pasar murah hari ini di Desa Pajukungan tadi ramai disambut antusias warga dengan berbelanja berbagai kebutuhan bahan pokok (bapok)," ujarnya.
Pihaknya dalam pasar murah ini bekerja sama dengan berbagai dinas terkait, Bulog, para distributor bahan pokok, agen LPG dan pihak lainnya sehingga harga yang dijual lebih terjangkau.
Terkait harga komoditas bapok di pasar tradisional HST mengalami kenaikan harga pada komoditas bawang, seperti bawang merah dijual Rp50.000 per kilogram, sedangkan bawang putih, bawang bombai, dan bawang prai masing-masing Rp40.000 per kilogram.
Kemudian, untuk komoditas ikan papuyu menjadi salah satu komoditas dengan harga tinggi yakni Rp100.000 per kilogram, disusul ikan haruan Rp65.000 per kilogram.
Baca juga: Pemkab HST gelar 12 titik pasar murah jelang bulan Ramadhan
Sedangkan sejumlah bahan pokok lain relatif stabil, seperti beras medium Bulog di harga Rp13.100 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.700 per liter, serta gula pasir berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram.
Sementara itu, Kasi Pengendalian Barang Pokok dan Penting Provinsi Kalimantan Selatan Salim, menyebut pasar murah hari ini merupakan sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam menjaga stabilitas harga dan distribusi bahan pokok.
“Pasar murah ini adalah bentuk sinergi dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar,” katanya.
Ia juga menegaskan pihaknya terus memantau pergerakan harga dan stok di lapangan untuk mencegah kelangkaan.
Pewarta: Muhammad HidayatullahEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026