Rantau (ANTARA) - Capaian transaksi Tapin Expo 2025 di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menembus Rp5,5 miliar dalam sepuluh hari penyelenggaraan.
Bupati Tapin H. Yamani mengatakan, nilai transaksi tersebut menunjukkan expo telah berperan sebagai ruang efektif bagi promosi produk daerah, penguatan jejaring usaha, dan peningkatan daya saing UMKM.
“Tapin Expo menjadi momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Manfaat yang muncul selama pelaksanaannya harus terus diperkuat melalui kolaborasi semua pihak,” ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat.
Baca juga: Pemkab Tapin buka ruang promosi UMKM lewat Tapin Expo 2025
Yamani menyebutkan, penyelenggaraan expo yang melibatkan ratusan pelaku usaha dan berbagai instansi memperlihatkan komitmen bersama dalam mengembangkan potensi ekonomi Tapin.
"Semoga capaian tahun ini menjadi pemacu untuk menghadirkan gelaran yang lebih inovatif ke depannya," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Tapin HMZ Noor Wal Aidi Rahmat mengatakan, nilai transaksi Rp5,5 miliar tersebut mencerminkan tingginya perputaran uang selama kegiatan berlangsung.
Menurut Rahmat, expo tahun ini diarahkan pada penguatan promosi UMKM serta digitalisasi pemasaran, termasuk pemanfaatan e-catalog lokal agar produk daerah dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Baca juga: Tapin Expo bukukan transaksi Rp2 miliar
“Angka ini menunjukkan Tapin Expo berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus membantu pengendalian inflasi,” katanya.
Ia menjelaskan, Tapin Expo 2025 berjalan atas kolaborasi Pemkab Tapin dan CV Sipagama Production dengan peserta meliputi 31 SKPD, dua instansi Forkopimda, 12 kecamatan bersama RSUD Datu Sanggul, tujuh BUMN/BUMD/swasta, 150 pelaku UMKM, serta Dekranasda, TP PKK, dan DWP Tapin.
