Rantau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, mengirim 233 pejabat mengikuti retreat di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Jatinangor, Jawa Barat, guna mendorong perbaikan kualitas layanan publik melalui penguatan disiplin dan tata kelola pemerintahan.
Retreat dibagi dalam dua gelombang, gelombang pertama pada 5–9 Mei 2026 diikuti 98 pejabat JPT pratama dan administrator, sedangkan gelombang kedua pada 9–13 Mei 2026 melibatkan 135 peserta yang terdiri atas kepala desa dan lurah se-Tapin.
Wakil Bupati Tapin H. Juanda mengatakan, retreat tersebut diarahkan untuk membentuk pola pikir aparatur yang lebih disiplin dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Rutan Rantau perketat disiplin pegawai di jalan dan medsos
“Kami ingin para pejabat membawa perubahan nyata, terutama dalam pelayanan publik yang lebih cepat dan akuntabel,” ujarnya saat dikonfirmasi di Rantau, Kabupaten Tapin, Rabu.
Juanda menyebutkan, pemilihan lokasi pelatihan di IPDN Jatinangor diharapkan mampu menanamkan budaya kedisiplinan yang kuat, sejalan dengan tuntutan peningkatan kinerja birokrasi di daerah.
"Peserta retreat akan mengikuti pembinaan karakter hingga simulasi kebijakan publik sebagai bekal dalam pengambilan keputusan," tambahnya.
Baca juga: Panen serentak tekan harga gabah petani Tapin
Pemkab Tapin, ucap Juanda, menargetkan peningkatan profesionalitas aparatur sipil negara melalui program retreat sebagai upaya memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan di daerah.
Pewarta: Muhammad Rastaferian PasyaEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026