Rantau (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, memperkuat kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah melalui sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Tapin Syahradi mengatakan, kegiatan SPAB menyasar SDN Sungai Rutas 2 di Kecamatan Candi Laras Selatan dan SMPN 1 Binuang di Kecamatan Binuang sebagai upaya membangun budaya sadar bencana sejak dini.

“Program ini menjadi bentuk perlindungan dasar pemerintah kepada masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah,” ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Kamis.

Baca juga: BPBD Tapin tingkatkan kesiapsiagaan banjir di sekolah rawan terdampak

Syahradi menyebutkan, sosialisasi SPAB merupakan implementasi pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai Permendagri Nomor 101 Tahun 2018.

SPAB difokuskan pada tiga aspek utama, kata dia, yakni penyediaan informasi kerawanan bencana di wilayah sekolah, peningkatan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan, serta edukasi penyelamatan dan evakuasi mandiri.

“Sekolah diharapkan siap menghadapi bencana, tidak panik, dan mengetahui langkah yang harus dilakukan,” katanya.

Syahradi menjelaskan, penguatan kapasitas warga sekolah menjadi prioritas agar siswa dan tenaga pendidik tidak hanya memahami teori kebencanaan, tetapi juga mampu merespons situasi darurat secara cepat dan tepat.

Baca juga: BPBD Tapin tingkatkan mitigasi banjir dan longsor saat musim hujan

Ia menambahkan, metode sosialisasi dilakukan secara edukatif dan partisipatif agar materi mudah dipahami sekaligus dapat dipraktikkan langsung oleh peserta.

"BPBD Tapin menargetkan SPAB mampu mendorong sekolah menjadi lingkungan yang aman dan tangguh terhadap potensi bencana, sekaligus membentuk generasi yang memiliki kesadaran risiko sejak dini," ucap Syahradi.



Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026