Ketiga program studi disosialisasikan tersebut adalah, Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Magister Administrasi Pendidikan dan Program Doktor Administrasi Pendidikan,
Pelaihari (ANTARA) - Koordinator Program Studi Strata Tiga (S3) Administrasi Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan Prof Ahmad Suriansyah PhD mengatakan, ada tiga program studi pihaknya sosialisasikan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut.
"Ketiga program studi disosialisasikan tersebut adalah, Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Magister Administrasi Pendidikan dan Program Doktor Administrasi Pendidikan," ujar Ahmad Suriansyah, selepas pembukaan Sosialisasi dan Paparan Program Pascasarjana kerjasama Pemkab Tanah Laut dengan ULM, di Gedung Serantang Seruntung Pelaihari, Rabu.
Baca juga: Noor Infansyah pimpin Apindo Batola periode 2026-2031
Menurut dia, tujuan dari sosialisasi tersebut adalah, memberikan pemahaman kepada tenaga pendidik, termasuk para pejabat Dinas Pendidikan Tanah Laut terkait peningkatan tenaga pengajar.
Dijelaskannya, kelemahan pendidikan sekarang pada tingkat sekolah adalah, kepemimpinan dan dari kajian akademik di seluruh dunia diakui tidak ada sekolah yang hebat tanpa kepala sekolah yang hebat.
"Jadi faktor pemimpin, faktor utama yang menentukan keberhasilan. Kami menawarkan kepada guru-guru dan Kepala Dinas Pendidikan Tanah Laut bagaimana kita meningkatkan kualitas pada guru, calon kepala sekolah dan kepala sekolah,"terang Ahmad Suriansyah.
Baca juga: Muskab Apindo Batola momentum rumuskan arah kebijakan dunia usaha
Sehingga, papar dia, menjadi pemimpin yang hebat dan itu menjadi pemicu untuk melahirkan Pendidikan yang berkualitas.
"Kami juga menawarkan pola baru berupa Hybrid Learning. Jadi mereka kuliah tidak harus hadir ke kampus tapi mereka bisa hadir, ujian dan lain-lain melalui fasilitas dalam jaringan (daring)," tegasnya.
Sehingga, lanjut dia, dengan pola Hybrid Learning kekhawatiran pemerintah daerah guru meninggalkan tugas atau terjadi kekosongan mengajar tidak terjadi.
Kemudian, sambung guru besar ULM, pihaknya juga menawarkan model baru dengan pendampingan, sehingga tidak ada lagi mahasiswa yang lulusnya berlarut-larut.
Sementara, Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto menegaskan, peningkatan pembangunan manusia merupakan komitmennya sejak awal ketika ingin menjadi bupati.
"Saya lihat data 10 tahun terakhir dari 2014 sampai 2024, kenapa Tanah Laut ini indek pembangunan manusia itu kecil sekali dibawah 70. Padahal kita punya Politala dan ULM dekat, ada apa ini?" ungkapnya.
Padahal, papar dia, tingkat perekonomiannya standar-standar saja dan hal tersebut menjadi PR baginya sebagai pemimpin daerah.
Baca juga: Dewan bahas perubahan PDAM Batola jadi Perseroda Air Minum Ije Jela
Pewarta: AriantoEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026