Banjarmasin (ANTARA) - Ustadz Abdullah dalam tausyiah di Masjid Al Falah Komplek Bumi Pemurus Permai, Kelurahan Pemurus Dalam, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengingatkan kaum Muslim agar jangan saling menyalahkan.
"Apalagi kalau masing-masing punya pegangan yang kuat seperti halnya penetapan awal bulan puasa Ramadhan," ujar Ustadz Abdullah dalam tausyiahnya sesudah shalat Subuh Senin.
Ia mengatakan, bahwa kemungkinan pada tahun ini/1447 Hijriah ada perbedaan awal puasa Ramadhan, karena berbeda dalam sistem penetapan yaitu ada gunakan hisab (perhitungan) dan ada pula dengan rukyat (berdasarkan terlihatnya bulan).
Baca juga: Ustadz Aspani ingatkan kaum Muslim waktu-waktu diharamkan shalat
Sementara dengan sistem rukyat ada yang menetapkan tiga atau di atas dua derajat, baru bulan tersebut bisa dilihat, sedangkan sistem hisab dengan satu derajat pun oke, tanpa harus melihat bulan, ujarnya.
Begitu pula halnya dalam pelaksanaan peribadahan Ramadhan seperti shalat Tarawih juga ada perbedaan. "Namun yang terpenting jangan saling menyalahkan. Kalau menyalahkan, salahkan orang yang tidak shalat," kata Ustadz Abdullah.
"Masih banyak perbedaan lain. Namun yang terpenting penuhi persyaratan dan rukun. Semoga kita selalu dalam persatuan dan kesatuan," demikian Ustadz Abdullah.

