Kandangan (ANTARA) - Sebanyak 20 petugas kebersihan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) kini memiliki tinggal di hunian yang lebih layak setelah menerima bantuan dari program Rumah Inti Tumbuh Konvensional (RITK).
Puluhan rumah bantuan dibangun di Desa Sungai Raya Selatan, Kecamatan Sungai Raya, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan komunitas petugas kebersihan yang selama ini hidup dengan keterbatasan hunian, dan telah diresmikan Wakil Bupati (Wabup) HSS H Suriani, Kamis.
"Kami mengapresiasi dan terima kasih kepada PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF atas dukungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pembangunan Rumah Komunitas Petugas Kebersihan di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS," kata wabup.
Dijelaskan wabup, program ini sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap para petugas kebersihan dan telah dilakukan peresmian dan dirangkai serah terima kepada penerima manfaat, yang memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan daerah.
Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel atas dukungan pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas berupa akses jalan perumahan.
Baca juga: Bupati HSS: Rakornas perkuat sinergi pemda dengan pemerintah pusat
"Dukungan tersebut membuat kawasan rumah komunitas ini dapat diakses dengan baik, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penghuninya," ucap wabup.
Sebanyak 20 unit RITK yang dibangun memiliki luas bangunan awal 18 meter persegi, rumah ini dirancang agar dapat dikembangkan secara bertahap oleh masing-masing penerima manfaat sesuai kemampuan, sehingga ke depan dapat memenuhi kebutuhan hunian keluarga yang lebih layak dan sehat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel Rahmiyanti Janoezir, menyampaikan program RITK sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Hal ini menurut dia, khususnya mendukung Program Nasional Tiga Juta Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk petugas kebersihan.
"Dari program ini kita harapkan menjadi solusi hunian berkelanjutan, yang dapat dikembangkan di berbagai daerah," ujarnya.
Melalui program tersebut, SMF menyalurkan bantuan hibah TJSL sebesar Rp1,190 miliar untuk pembangunan 20 unit rumah yang disalurkan melalui BKM Mitra Sejati Kecamatan Kandangan.
Baca juga: DPRD HSS paripurnakan penyampaikan Raperda RTRW 2026-2046
Program ini pun telah menjadi pilot project RITK di Kalimantan, dan direncanakan akan dikembangkan secara terpadu di kawasan seluas tiga hektare.
Salah satu penerima manfaat Maulina yang merupakan petugas kebersihan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Kandangan, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan rumah yang diterimanya.
"Sebelumnya saya dan keluarga harus tinggal menumpang dengan kondisi yang terbatas, bantuan RTIK ini benar-benar memberikan dampak besar bagi kami,” ungkapnya.
Adapun program pembangunan rumah tersebut diresmikan Pemkab HSS bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP), Pemerintah Pemprov Kalsel, serta PT SMF.
Peresmian ditandai pemotongan untaian bunga melati oleh Wabup HSS bersama Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian PKP Anggoro Putro, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF Bonai Subiakto, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel Rahmiyanti Janoezir.
