Barabai (ANTARA) - Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) membuka secara resmi lomba balogo Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) bertajuk “Menyala Bersama Abangku” se-Kalimantan di Lapangan Tenis Murakata Barabai.
"Saya mengapresiasi dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, serta tamu undangan. Olahraga tradisional balogo bukan sekadar permainan, melainkan warisan budaya Banua yang sarat nilai luhur," kata Bupati Rizal saat membuka acara tersebut di Barabai, Ahad pagi.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 Wita tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi (Harjad) Kabupaten HST ke-66, dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Timur (Kaltim), dan Kalimantan Tengah (Kalteng).
Baca juga: Lomba balogo meriahkan rangkaian Harjad HST ke-62
Menurut Bupati Rizal, balogo mengandung filosofi ketepatan, kesabaran, kecermatan dalam mengambil keputusan, serta kejujuran dan sportivitas.
"Nilai-nilai ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada GOBI, khususnya GOBI HST, yang dinilai konsisten melestarikan dan mempromosikan olahraga tradisional balogo agar tetap diminati generasi muda di tengah arus modernisasi.
Momentum Hari Jadi HST, lanjutnya, menjadi saat yang tepat untuk menyalakan kembali semangat kebersamaan dan gawi bersama yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Banua.
Selain pertandingan utama, kegiatan ini juga dirangkai dengan ekshibisi balogo antarpejabat daerah sebagai simbol dukungan dan keterlibatan langsung pemerintah dalam pelestarian budaya daerah.
Bupati menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST berkomitmen terus mendukung pengembangan olahraga tradisional melalui pembinaan, fasilitasi kegiatan, serta promosi sebagai bagian dari potensi budaya dan pariwisata daerah.
Baca juga: Pemanah asal HST juara festival olahraga lima cabor tradisional
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan persaudaraan. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, namun persatuan dan saling menghormati merupakan kemenangan yang sesungguhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Muhammad Tamami menerangkan kegiatan ini mendapatkan antusiasme luar biasa dengan peserta mencapai 738 orang dari berbagai daerah Kalsel, Kaltim hingga Kalteng.
"Para peserta kategori putra sebanyak 187 tim dan kategori putri 59 tim. Mereka akan bertanding dengan memperebutkan juara berbagai nomor lomba," ujarnya.
Tamami juga mengucapkan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, khususnya Pemkab HST melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, para sponsor hingga swadaya anggota.
"Selamat bertanding para peserta. Junjung tinggi sportivitas, karena menang atau kalah hal biasa, namun melestarikan budaya adalah kewajiban kita bersama," pesannya.
Baca juga: Tujuh belasan, Pemkab HST gelar lomba olahraga tradisional

