"Sangat penting Koperasi Merah Putih dikelola para pengurus yang memiliki kapasitas baik hingga perlu diberikan intensif pelatihan," ujar Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Selasa.
Baca juga: BAZNAS Banjarmasin perkuat program ikut tangani kemiskinan ekstrem
Dia menyambut baik Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin yang menggelar peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Merah se-Kota Banjarmasin untuk mewujudkan keinginan tersebut di seluruh kelurahan.
"Sebagaimana diketahui, Koperasi Merah Putih sudah terbentuk di 52 kelurahan di kota ini, Pemkot komitmen memberikan perhatian besar untuk menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto ini," ujarnya.
Karena selain meningkatkan ekonomi masyarakat, menurut Yamin, salah satu tujuan pembentukan dan pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai langkah proaktif dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Kedua.
Kemudian, lanjut dia, pemerataan ekonomi dari desa dan kelurahan sesuai Asta Cita Keenam Presiden Prabowo menuju Indonesia Emas 2045.
"Koperasi adalah instrumen pemberdayaan yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan perekonomian. Keberhasilan koperasi sangat bergantung pada kapasitas para pengurus, dan pelatihan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat manajemen serta pengelolaan koperasi secara profesional dan akuntabel,” ujarnya.
Yamin berharap pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi para pengurus, tetapi juga mempercepat operasional dan kemandirian Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan se-Kota Banjarmasin.
Baca juga: Banjarmasin bahas strategi pengelolaan air limbah domestik ke depan
Menurut dia, dengan sinergi yang baik, koperasi diyakini dapat menjadi kekuatan ekonomi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi , Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Isa Ansari menyampaikan pelatihan tersebut bertujuan membekali para pengurus dan pengawas koperasi dengan pemahaman kelembagaan yang komprehensif.
Diungkapkan dia, materi pelatihan mencakup Struktur organisasi koperasi, penyusunan AD/ART, mekanisme rapat anggota, prinsip Good Cooperative Governance, pengembangan unit usaha hingga jaringan ekonomi.
Menurut dia, keberhasilan Koperasi Kelurahan Merah Putih harus berlandaskan konsep dari anggota, oleh anggota, untuk anggota.
Dinyatakan Isa, melalui penguatan kelembagaan di tingkat kelurahan, koperasi dapat menjadi wadah kolaborasi untuk membangun kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan wilayah.
Dia menambahkan legalitas koperasi yang telah dimiliki harus diiringi dengan peningkatan kapasitas manajemen, transparansi serta partisipasi aktif anggota.
"Program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi kerakyatan menuju visi besar Indonesia Emas 2045 dan mendukung terwujudnya Banjarmasin Maju Sejahtera," demikian kata Isa.
Baca juga: Banjarmasin siap operasionalkan rumah potong unggas modern
