Barabai (ANTARA) - Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) menduduki peringkat 12 klasemen dengan total 132 medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) ke-12 Kalimantan Selatan (Kalsel) yang berlangsung di Kabupaten Tanah Laut.
"Hasil akhir perolehan medali kontingen HST, yakni 22 medali emas, 40 medali perak, dan 70 medali perunggu," kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) HST Yajid Fahmi As di Barabai, Senin.
Yajid mengakui hasil ini lepas dari target yang telah ditetapkan sebelumnya yakni peringkat 8 dan turun dua tingkat dibandingkan sebelumnya pada peringkat 10 Porpov Kalsel di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) 2022.
Baca juga: HST tempati peringkat 5 klasemen sementara Porprov Kalsel 2025
Namun, jika dilihat dari perolehan medali meningkat hampir dua kali lipat dari perolehan pada Porprov ke-11 sebelumnya. Saat itu, HST meraih total 71 medali terdiri atas 16 medali emas, 23 perak, dan 32 perunggu.
Lebih lanjut, perolehan medali emas Kabupaten HST ini juga merupakan raihan medali emas terbanyak sejak mengikuti Porda ke-1 tahun 1983 di Banjarmasin.
"Kita akui persaingan antarkontingen begitu ketat. Setiap hasil akhir tentu akan ada apresiasi dan evaluasi. KON HST berkomitmen akan memperbaiki segala aspek olahraga daerah dan melakukan evaluasi menyeluruh," katanya.
Yajid mengapresiasi seluruh kontingen Kabupaten HST yang sudah berjuang keras mengharumkan nama daerah dalam Porprov Kalsel 2025 dan memastikan seluruh medali yang didapat Kabupaten HST merupakan hasil dari perjuangan warga asli Kabupaten HST.
Baca juga: Muaythai HST sumbang 10 medali di Porprov Kalsel 2025
Ia juga turut mengucapkan terima kasih kepada Bupati HST Samsul Rizal, dan Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Elmi dan segenap unsur pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya yang sangat mendukung dan memfasilitasi kontingen Kabupaten HST dalam Porprov Kalsel ini.
Lebih lanjut, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan evaluasi baik itu di internal KONI, termasuk seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) yang tidak berorientasi mencetak atlet berprestasi, dan tidak dapat memenuhi target yang sudah ditargetkan para pengurus cabor.
Yajid bersama pengurus KONI HST menyadari dengan persiapan kurang dari 4 bulan sejak dilantik belum cukup untuk memaksimalkan potensi atlet. Namun, pihaknya tetap bangga dan mensyukuri seluruh hasil jerih payah para atlet hingga akhir pelaksanaan Porprov ke-12.
"Saya selaku ketua dan jajaran pengurus KONI HST mengucapkan permohonan maaf atas hasil akhir ini yang mungkin jauh dari harapan kita semua," terang Yajid.
Dalam Porprov Kalsel 2025 ini, tuan rumah Kabupaten Tanah Laut keluar sebagai juara umum dengan 278 medali emas, disusul peringkat 2 Kota Banjarmasin dengan 217 medali emas, peringkat 3 Kota Banjarbaru dengan 94 medali emas, sedangkan peringkat terakhir diduduki Kabupaten Balangan dengan 16 medali emas.
Baca juga: Kick Boxing HST menyala sumbang 15 medali Porprov XII Kalsel 2025
