Banjarmasin (ANTARA) - Puluhan sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), mendapatkan bantuan smart tv dari Presiden Prabowo Subianto pada program digitalisasi pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin Ryan Utama di Banjarmasin, Jumat, menyampaikan hingga kini sudah sebanyak 30 SD dan 35 SMP yang menerima bantuan smart tv tersebut.
Baca juga: Banjarmasin gelar festival bahasa inggris diikuti 6.000 pelajar
"Ini bakal menyasar semua sekolah di Banjarmasin," ucap Ryan Utama.
Ia mengatakan fasilitas smart tv ini bersifat interaktif memungkinkan pengawasan langsung terhadap kegiatan belajar mengajar. Teknologi tersebut juga membuka peluang bagi siswa maupun guru untuk mengakses materi pembelajaran, termasuk melalui telepon seluler (HP).
"Smart tv ini dapat digunakan untuk menyiarkan materi pengajaran dari guru-guru, baik secara jarak jauh dan dapat diakses kembali oleh siswa dari perangkat seluler," ujarnya.
Program smart tv ini juga memberikan kemudahan bagi peserta didik di sekolah-sekolah yang masih minim tenaga pendidik, karena mereka dapat belajar dengan menggunakan layar berteknologi digital.
Baca juga: Wali Kota Banjarmasin instruksikan Disdik dan PUPR perbaiki ratusan sekolah rusak
Selain itu, lanjut Ryan, bantuan smart tv ini juga untuk mendukung Asta Cita transformasi digitalisasi sektor pendidikan dengan metode layar interaktif.
"Apalagi generasi sekarang lebih tertarik pada sifatnya digital dan layar interaktif,” ujar Ryan Utama.
Dengan demikian, lanjut dia, diharapkan para siswa dapat lebih bisa menerima pelajaran dengan mudah.
Disdik Banjarmasin, kata dia, akan memberikan peringatan dan sanksi jika ada sekolah yang dengan sengaja mempergunakan smart tv untuk kegiatan di luar pembelajaran sekolah.
Baca juga: Wali Kota Banjarmasin instruksikan penanganan anak putus sekolah
