Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), memfasilitasi lebih dari 200 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berdagang di Pasar Wadai yang terletak di kawasan Siring 0 Kilometer, Banjarmasin, guna menggerakkan ekonomi daerah selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

 

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR mengatakan jumlah total pendaftar mencapai 600 pelaku UMKM, namun kuota stan terpilih dan bisa diakomodasi hanya sekitar 200 unit.

 

“Seluruh pelaku UMKM difasilitasi secara gratis, tidak ada yang bayar stan. Tidak ada tarif, gratis semua. Kalau ada yang menarik pungutan, laporkan kepada kami dan akan kami tindak,” kata Yamin setelah pembukaan Pasar Wadai Ramadhan di Banjarmasin, Kamis.

 

Ia menjelaskan penyelenggaraan Pasar Wadai dikoordinasikan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin bekerja sama dengan Indonesian Creative Economy (ICHE) Banjarmasin sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal agar memperoleh ruang promosi dan peningkatan omzet selama Ramadhan.

 

“Ini adalah kolaborasi Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam penggunaan kawasan Siring 0 Kilometer dan area perkantoran milik provinsi menjadi contoh sinergi lintas pemerintah untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” kata Yamin.

 

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menilai Pasar Wadai bukan hanya tradisi budaya Banua, tetapi juga momentum penguatan ekonomi berbasis UMKM.

 

Saat membuka Pasar Wadai, ia mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk berbelanja di Pasar Wadai sekaligus berbagi kepada warga yang membutuhkan selama Ramadhan, sehingga dampak ekonomi dirasakan lebih luas.

 

Selain menghadirkan ratusan pedagang kuliner khas Banjar, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Pasar Raya TPID ke-6 untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok serta National Halal Fair sebagai penguatan ekosistem ekonomi syariah dan literasi produk halal.

 

Pemkot Banjarmasin menegaskan tingginya antusiasme pelaku usaha yang mendaftar menunjukkan Pasar Wadai menjadi salah satu agenda strategis tahunan dalam menjaga daya beli masyarakat dan memperluas akses pemasaran UMKM di ibu kota provinsi tersebut.



Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026