"Perlu langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan dan pengembangan komoditas unggulan daerah ini," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kalsel Alex Cosmas Pinem di Banjarmasin, Kamis.
Baca juga: Kemenkum Kalsel perkuat kenotariatan dan manajemen aparatur
Salah satu upaya itu Kemenkum turut berpartisipasi dalam kegiatan Diskusi AKRAB yang digelar Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kayu Manis Loksado bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten HSS.
Hadir sebagai narasumber Ramlan Harun dan M. Aji Rifani dari Tim Pelayanan Kekayaan Intelektual.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi berbagai pihak untuk membahas perluasan pasar kayu manis Loksado yang dikenal memiliki aroma khas dan nilai ekonomi tinggi.
Dalam diskusi yang berlangsung secara santai dan interaktif, Bappedalitbang HSS menekankan pentingnya sinergi antar instansi dan masyarakat dalam menjaga kualitas kayu manis Loksado.
Ramlan Harun menyampaikan pandangannya terkait upaya pemanfaatan potensi kayu manis Loksado secara maksimal.
Baca juga: Kemenkum Kalsel kobarkan semangat perjuangan lewat Upacara Hari Pahlawan 2025
Dia menekankan pentingnya menjaga mutu produk, memperkuat peran masyarakat lokal dalam pengelolaan, serta mempertahankan kekhasan aroma agar tetap menjadi pembeda di pasar nasional maupun internasional.
Sementara itu, Tim Pelayanan Kekayaan Intelektual M. Aji Rifani menyoroti pentingnya strategi promosi melalui media digital.
Dia mengusulkan agar MPIG bersama pemerintah daerah dapat memanfaatkan media sosial dan platform daring untuk memperluas jangkauan pemasaran.
“Sertifikat IG bukanlah akhir, melainkan awal dari upaya bersama untuk menjadikan kayu manis Loksado sebagai identitas kebanggaan daerah dan sumber ekonomi berkelanjutan,” ujarnya.
Diskusi ini menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya penguatan kelembagaan MPIG, peningkatan strategi promosi berbasis digital, serta kolaborasi lintas instansi dalam mendukung keberlanjutan pengembangan kayu manis Loksado.
Baca juga: Menteri Hukum resmikan capaian 100 persen Posbankum di seluruh desa di Kalteng
