Banjarmasin (ANTARA) - Rektor Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan (ULM Kalsel) Prof. Ahmad Alim Bachri menyampaikan akreditasi institusi ULM tetap Unggul pasca pembatalan 17 guru besar oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
"Perihal pembatalan kenaikan jabatan akademik/fungsional terhadap 17 dosen tidak mempengaruhi kegiatan tridharma perguruan tinggi dan status akreditasi ULM," kata dia dalam rilis diterima ANTARA di Banjarmasin, Jumat.
Baca juga: ULM pastikan 16 guru besar tidak menerima SK pembatalan
Dia pun menyatakan ULM menghargai dan menghormati sepenuhnya keputusan kementerian yang diterima pada 29 September 2025 melalui SINDE dengan Surat Nomor 4159/A3/KP.03.05/2025 terhadap pembatalan kenaikan jabatan fungsional 17 dosen berkaitan masalah integritas akademik.
ULM akan melakukan monitoring, pendampingan dan supervisi secara berkala terhadap kendala-kendala para dosen yang telah dibatalkan kenaikan jabatan akademik untuk terus berkarya dan melakukan perbaikan di masa mendatang sehingga dapat mengajukan kembali kenaikan jabatan fungsional dosen sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sesuai komitmen integritas, akuntabilitas, transparansi dan keadilan, tambah Prof Alim, ULM akan terus melakukan pembenahan, perbaikan dan penguatan transformasi nilai-nilai tata kelola perguruan tinggi yang baik sesuai prinsip good university governance.
Baca juga: ULM kenalkan restorasi lahan basah Pulau Curiak kepada guru Australia
Prof Alim pun mengajak sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk terus bersama menjaga dan memperkuat kepercayaan publik melalui perbaikan, penguatan integritas, transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara berkelanjutan yang berdampak pada kemajuan bangsa dan negara.
Rektor juga menegaskan seluruh informasi dan pernyataan resmi hanya dikeluarkan melalui Humas ULM.
Sedangkan informasi yang dikeluarkan oleh pihak selain Humas ULM bukan merupakan representasi ULM.
"Kami secara berkala melaporkan progres pembenahan yang dilakukan kepada publik melalui berbagai kanal komunikasi resmi universitas," tegasnya.
Baca juga: ANTARA senantiasa membersamai ULM berjuang bangkit dan unggul
