Alhamdulillah setelah pada 31 Maret 2026 lalu ada tambahan enam guru besar baru, hari ini kembali lima profesor dikukuhkan,

Banjarbaru (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) terakreditasi unggul menambah lima guru besar di tahun ini yang semakin memperkuat posisi menuju ranking 1.500 dunia sehingga bisa masuk jajaran kategori universitas kelas dunia (World Class University).

"Alhamdulillah setelah pada 31 Maret 2026 lalu ada tambahan enam guru besar baru, hari ini kembali lima profesor dikukuhkan," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri saat mengukuhkan lima guru besar di Auditorium ULM di Banjarbaru, Selasa.

Dia menyebut keberadaan guru besar sangat mendukung upaya ULM menaikkan peringkat di deretan kampus terbaik dunia versi EduRank yang pada akhir tahun nanti ditargetnya capai 1.500 dunia.

Saat ini ULM berada di kisaran 1.600-an dunia dan posisinya terus merangkak naik dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2023, ULM menduduki posisi 2.528, kemudian peringkat 2.196 pada 2024, dan kembali membaik menjadi 1.847 pada 2025.

Rektor menegaskan tren positif ini mencerminkan upaya ULM dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan reputasi akademik di tingkat global yang konsisten terjaga.

"Secara nasional, ULM masuk daftar 15 universitas terbaik di Indonesia versi AD Scientific Index 2025," tambahnya.

Oleh karena itu, dia terus memompa semangat para dosen muda untuk bisa mengikuti jejak dosen berprestasi yang telah meraih jabatan guru besar.

"Nanti saya petakan lagi program studi mana saja yang belum memiliki guru besar, kita harus dorong karena sosok kepakaran ini menjadi kunci pengembangan dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi," tegasnya.

Adapun lima guru besar baru yang dikukuhkan semuanya dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ULM.

Mereka adalah Prof Heri Budi Santoso, Prof Ichsan Ridwan, Prof Sudarningsih, Prof Gunawan dan Prof Ninis Hadi Haryanti.
 

Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri saat mengukuhkan lima guru besar. (ANTARA/Firman)


Pewarta: Firman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026