Tanjung (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersip) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengalokasikan dana sebesar Rp1,5 miliar untuk pembangunan 32 tugu titik baca digital smart yang ditarget rampung pada Desember 2025.
Kepala Bidang Pelayanan Perpustakaan dan Kelengkapan Koleksi Dispersip Tabalong, Subhan, mengatakan pembangunan tahap kedua ini telah melalui proses lelang dan negosiasi dengan pihak pengguna anggaran.
Baca juga: Pemkab Tabalong targetkan 36 titik baca digital smart
"Tahap kedua kita targetkan 32 titik baca digital smart dengan alokasi dana Rp1,5 miliar dari APBD perubahan 2025," ujar Subhan di Tabalong, Sabtu.
Sebelumnya, empat titik baca digital smart telah terpasang melalui pelaksana proyek KUBUKU Yogyakarta, meliputi Halaman Pendopo Bersinar Pembataan, Taman Giat Tanjung, Tabalong Expo Center, dan Taman 10K Murung Pudak.
Menurut Subhan, kehadiran titik baca digital smart menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan berbasis digital yang mudah dijangkau di ruang publik.
"Titik baca digital smart ini mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul, inklusif, dan berbasis teknologi, sekaligus bagian dari program prioritas Satu Desa Satu Wifi gratis di Tabalong atau ‘Bumi Saraba Kawa’," kata Subhan.
Baca juga: Anak-anak asyiknya bermain sains di Perpustakaan YABN
Adapun rencana pembangunan tahap kedua meliputi titik baca indoor di Perpustakaan Daerah Tabalong dan RSUD H Badaruddin Kasim, serta titik baca outdoor di sekitar kantor kecamatan dan ruang terbuka hijau.
Untuk ruang terbuka hijau, titik baca digital smart akan dibangun di Kecamatan Tanta, Haruai, dan Banua Lawas, sedangkan Kecamatan Murung Pudak dan Banua Lawas, titik baca direncanakan di area sekitar kantor kecamatan.
Dispersip Tabalong berharap kehadiran fasilitas ini dapat mendorong minat baca sekaligus mempercepat transformasi layanan perpustakaan berbasis digital di daerah.
Baca juga: Rutan Tanjung Miliki Perpustakaan
