Kandangan (ANTARA) - Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (Wabup HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) Suriani dan Kementerian Sosial (Kemensos) RI membahas penguatan Program Sekolah Rakyat.
Suriani didampingi Kepala Dinsos HSS dan Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian serta jajaran bertemu dengan Sekretaris Jenderal Kemensos RI Robben Rico di Kantor Kemensos RI.
Baca juga: Desa Balanti wakili HSS pada STBM Awards 2025 tingkat Kalsel
“Pertemuan ini untuk berkomunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, khususnya terkait implementasi Program Sekolah Rakyat di Kabupaten HSS,” ujar Suriani dikonfirmasi di Kandangan, Jumat.
Dia menjelaskan Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah yang memberikan akses pendidikan non-formal bagi masyarakat kurang mampu, anak-anak putus sekolah, serta kelompok rentan, terutama di wilayah perdesaan dan pelosok.
Suriani menegaskan bahwa Sekolah Rakyat menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus upaya mengurangi kesenjangan pendidikan, utamanya di daerah.
Baca juga: DPRD HSS bahas usulan pemekaran empat desa di wilayah Daha
Melalui pertemuan dengan Kemensos, Pemkab HSS berharap ini menjadi langkah awal yang konstruktif untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam bidang pendidikan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Apa yang telah kami bahas untuk mengoptimalkan manfaat Program Sekolah Rakyat, sehingga dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kabupaten HSS,” ujar Suriani.
Sementara itu, Sekjen Kemensos RI Robben Rico mengapresiasi langkah proaktif Pemkab HSS dalam menjawab tantangan sosial melalui jalur pendidikan alternatif tersebut.
Baca juga: Pemkab HSS koreksi anggaran pendidikan sebesar Rp392 miliar pada APBD-P 2025
