Kandangan (ANTARA) - Desa Balanti, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, menjadi wakil daerah pada ajang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards 2025 tingkat provinsi setelah sukses menerapkan lima pilar STBM secara penuh.
Kader STBM Desa Balanti, Dina Agustina, di Kandangan, Kamis, mengatakan sejak 2020 hingga 2025 seluruh rumah tangga di desa tersebut telah menerapkan kelima pilar STBM dengan cakupan 100 persen.
Baca juga: Pemkab HSS koreksi anggaran pendidikan sebesar Rp392 miliar pada APBD-P 2025
"Pilar tersebut meliputi stop buang air besar sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga," ujarnya mengutip rilis Bagian Prokopim Setda HSS.
Menurut Dina, penerapan STBM bertujuan menciptakan lingkungan bersih dan sehat serta mencegah penyakit akibat sanitasi buruk.
Wakil Bupati HSS Suriani mengapresiasi komitmen warga Desa Balanti yang berhasil menggerakkan seluruh lapisan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.
"Keberhasilan STBM tidak hanya diukur dari ketersediaan fasilitas, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan, dengan dukungan lintas sektor dan partisipasi aktif warga," katanya.
Baca juga: Pemkab HSS berupaya siapkan 22 dapur umum untuk MBG
Ia berharap verifikasi ini memotivasi desa lain di HSS untuk berinovasi meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan.
Ketua Tim Verifikasi Provinsi, H Anhar Ihwan, turut mengapresiasi dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program STBM.
"STBM bukan sekadar lomba, tetapi langkah nyata memastikan kebiasaan hidup sehat menjadi budaya sehari-hari," ujarnya.
Kegiatan verifikasi turut dihadiri Ketua TP PKK HSS Hj. Tata Syafrudin Noor, Wakil Ketua TP PKK HSS Hj Misnawati Suriani, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Baca juga: DPRD-Pemkab HSS sepakati KUA-PPAS APBD HSS 2026 senilai Rp2,1 triliun
