"Pak Ardiansyah terpilih pada Musyawarah Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PKS se-Kalsel atau secara internal melalui sistem dalam jaringan (daring) baru-baru ini , " ungkap Anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi Kalsel Habib Umar Hasan Alie Bahasyim ketika dikonfirmasi di Banjarmasin, Jumat.
Baca juga: Fraksi PKS DPRD Kalsel soroti pendidikan
Habib Umar menerangkan pemilihan Ketua DPTW Kalsel periode 2025-2030 itu melalui musyawarah MPW se-Provinsi Kalsel dengan sistem daring yang diumumkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.
"Alhamdulillah Pak Ardiansyah terpilih sebagai Ketua DPTW PKS Kalsel. Insya Allah dengan pengalaman beliau parpol kami bukan sekedar tetap eksis, tapi juga akan meningkat pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2029 atau 2032 (dengan perpanjangan masa jabatan keanggotaan DPRD)," demikian Habib Umar.
Beberapa pengalaman Ardiansyah yang alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin tersebut, antara lain pernah Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalsel dan Wakil Bupati HSS.
Baca juga: Kedatangan Presiden PKS diharapkan suntik semangat kader di Kalsel
Selain itu, pria kelahiran "Kota Dodol" Kandangan (135 km utara Banjarmasin) Kabupaten HSS tersebut sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Kalsel periode 2019-2024 yang masih beranggotakan lima orang, namun kini enam anggota.
Pada Pemilu 2024, PKS kalah suara dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menduduki unsur pimpinan DPRD Kalsel, namun perolehan kursi sama-sama enam bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Tercatat, DPRD Kalsel 2024-2029 memiliki 55 orang terdiri dari Partai Golkar sebanyak 12 orang, Partai NasDem (10 orang), Partai Gerindra (delapan orang), PAN, PKS , PKB (masing-masing enam orang), PDI Perjuangan dan Partai Demokrat (masing-masing tiga orang), serta seorang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Baca juga: Fraksi PKS soroti pertumbuhan ekonomi dalam RPJMD 2025-2029
