Banjarmasin (ANTARA) - Guru Haji Saiful Anshari menginformasikan tanda-tanda dekat hari kiamat,. dalam tausiyah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin,. sesudah Shalat Subuh Ahad.
"Sebagaimana Hadits Rasulullah Muhammad saw; tanda-tanda dekat hsri kiamat Allah angkat atau ambil empat macam," kutip Guru Saiful pengasuh salah satu pondok tahfiz (penghapal Al Qur'an) di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel).
Ia menerangkan, sesuai Hadits Rasulullah saw tersebut, yang Allah angkat dari muka bumi atau kehidupan manusia pertama "barakah" (berkah/berkat).
"Dalam bahasa daerah Banjar Kalsel pengertian barakah itu bisa juga disebut 'sapala' (puas/kepuasan)," ujar Guru Saiful.
Ia menambahkan, bahwa maksiat mempengaruhi barakah. "Sebagai dalam kehidupan di kota waktu seakan tidak terasa, berbeda dengan pedesaan yang jauh dari hiruk-pikuk kota," lanjutnya.
Contoh lain ketika berpuasa "mahadang berbuka puasa tulai" (menunggu berbuka puasa terasa lama betul), padahal waktu itu tetap normal sebagaimana biasa, tambahnya.
Selain itu, yang Allah angkat yaitu kasih sayang di hati manusia. Hal tersebut dapat terlihat dari fenomena kehidupan belakangan ini antara lain pembunuhan terhadap satu, anak membunuh orang tua.
"Kemudian keadilan serta rasa malu dari perempuan yang hilang. Hal tersebut dapat kita lihat atau rasakan belakangan ini," ujar Guru Saiful.
Ia berharap, dengan mengetahui tanda-tanda dekat hari kiamat, bagi seorang Muslim khususnya harus sadar atau menyadari agar menghadiri perbuatan yang bertentangan dengan agama.

Sebelum mengakhiri tausiyahnya, Guru Saiful menyatakan, bahwa orang yang tidak percaya tentang karamah sama dengan tak percaya Iradat Allah SWT.
"Karamah itu ada. Hanya saja bagaimana menyikapi atau mendudukkan secara profesional dan proporsional dengan tetap berlandaskan pada tuntutan agama, " demikian Guru H Saiful Anshari.
