Banjarbaru (ANTARA) - Wali Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Aditya Mufti Ariffin meluncurkan nomor layanan khusus "Call Center" 112 dan aplikasi Belanja Jual Antar (Baja) bagi masyarakat.
Menurut Aditya, kehadiran program layanan nomor panggilan darurat 112 sebagai upaya meningkatkan respon dan koordinasi menangani keadaan darurat di wilayah kota berjuluk "Idaman" tersebut.
Sedangkan aplikasi Baja, diungkapkan Aditya, untuk memudahkan pelaku usaha yang termasuk kategori Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mempromosikan dan memasarkan produk yang dipasarkan.
Ditekankan Aditya, sosialisasi kedua inovasi tersebut dilakukan di setiap aset yang dikelola Pemkot Banjarbaru, termasuk juga fasilitas umum melalui stiker atau pengumuman, serta membuat plang layanan emergency 112.
"Kami akan memantau langsung dinas atau instansi mana yang telah menyosialisasikan dan saat rapat koordinasi bulanan akan dievaluasi. Jika ada yang belum, lakukan karena ini layanan masyarakat," ucap Aditya.