Tim Laboratorium Forensik cabang Surabaya melakukan penyelidikan untuk memeriksa penyebab terjadinya kebakaran yang mengakibatkan dua toko mebel dan satu buah rumah serta travel perjalanan yang berada di jalan Pangeran Antasari Banjarmasin.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, AKP Andi Adnan SH Sik di Banjarmasin, Minggu (26/6) mengatakan, tim Laboratorium Forensik Cabang Surabaya ke Banjarmasin atas permintaan Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin.
Kedatangan tim Laboratorium Forensik Surabaya itu bermaksud untuk melakukan penyelidikan dilapangan terkait apa penyebab dari kebakaran yang mengakibat empat bangunan tersebut hangus dilahap si jago merah.
Tim laboratorium Foprensik yang datang ke Banjarmasin, yang dikoordinir Kompol Fitri itu langsung terjun ke lokasi tempat terjadinya kebakaran Kamis (23/6) sekitar pukul 13.00 wita.
Berdasarkan pemeriksaan, tim Laboratorium Forensik telah menetapkan enam benda yang dicurigai, selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan di laboratorium forensik Surabaya.
Tiga benda yang dibawa oleh tim Laboratorium Forensik Polri cabang Surabaya itu diantaranya Abu, arang, tabung pemanas dispenser, colokan listrik, potongan papan serta lelehan plastik yang terbakar ditempat asal kejadian kebakaran yaitu mebel Haliza.
Andi memperkirakan, hasil dari pemeriksaan enam benda oleh Tim Laboratorium Foreksi Polri Cabang Surabaya itu diperkirakan baru diketahui sekitar satu Minggu lebih, karena pemeriksaan itu harus cermat dan teliti tidak boleh terburu-buru, ungkapnya.
Sementara itu, kebakaran yang mengakibat empat bangunan hangus hingga menjadi arang itu terjadi pada Kamis (23/6) sekitar pukul 13.00 wita.
Empat bangunan yang hangus terbakar itu diantaranya, dua toko mebel, satu toko ponsel sekaligus travel dan satu buah rumah mewah milik warga serta dua mobil yang parkir didepan toko tersebut. gun*C
