• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Sabtu, 11 April 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Sabtu, 31 Januari 2026 21:13

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      Kamis, 15 Januari 2026 22:41

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

  • Nasional
    • Semen Indonesia masuk Afrika, ekspor perdana 45 ribu MT klinker

      Semen Indonesia masuk Afrika, ekspor perdana 45 ribu MT klinker

      Sabtu, 11 April 2026 13:49

      Emas Antam Sabtu naik Rp3.000 jadi Rp2,860 juta/gr

      Emas Antam Sabtu naik Rp3.000 jadi Rp2,860 juta/gr

      Sabtu, 11 April 2026 13:02

      Gunung Lewotobi meletus lagi, waspadai banjir lahar

      Gunung Lewotobi meletus lagi, waspadai banjir lahar

      Jumat, 10 April 2026 13:59

      Emas Antam Jumat naik Rp7.000 jadi Rp2,857 juta/gr

      Emas Antam Jumat naik Rp7.000 jadi Rp2,857 juta/gr

      Jumat, 10 April 2026 13:40

      Kurs rupiah Jumat pagi Rp17.083 per dolar AS

      Kurs rupiah Jumat pagi Rp17.083 per dolar AS

      Jumat, 10 April 2026 13:21

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • BAC 2026 - Dua wakil Indonesia hadapi ujian berat di semifinal

        BAC 2026 - Dua wakil Indonesia hadapi ujian berat di semifinal

        Sabtu, 11 April 2026 12:50

        BAC 2026  - Jonatan akui gagal kunci gim pertama

        BAC 2026 - Jonatan akui gagal kunci gim pertama

        Jumat, 10 April 2026 23:21

        Super League - Arema kalahkan Persita 1-0 lewat gol Gustavo Franca

        Super League - Arema kalahkan Persita 1-0 lewat gol Gustavo Franca

        Jumat, 10 April 2026 22:59

        Super League - PSM menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta

        Super League - PSM menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta

        Jumat, 10 April 2026 22:23

        BAC 2026 - Sabar/Reza dikalahkan duo Fang

        BAC 2026 - Sabar/Reza dikalahkan duo Fang

        Kamis, 9 April 2026 21:24

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        Menteri Lingkungan Hidup kukuhkan Mahasiswa Penggerak Pilah Sampah di ULM

        Menteri Lingkungan Hidup kukuhkan Mahasiswa Penggerak Pilah Sampah di ULM

        Kamis, 9 April 2026 19:51

        ULM kukuhkan Kapolda dan istri raih doktor bersama 1.258 lulusan

        ULM kukuhkan Kapolda dan istri raih doktor bersama 1.258 lulusan

        Kamis, 9 April 2026 17:12

        Setjen MPR dan ULM jalin kerja sama untuk pelaksanaan kajian

        Setjen MPR dan ULM jalin kerja sama untuk pelaksanaan kajian

        Jumat, 3 April 2026 0:04

        ULM dan Pemkab Balangan lengkapi dokumen PSDKU jelang visitasi

        ULM dan Pemkab Balangan lengkapi dokumen PSDKU jelang visitasi

        Jumat, 3 April 2026 0:01

        Poliban terima Kunker Komisi X DPR RI

        Poliban terima Kunker Komisi X DPR RI

        Sabtu, 11 April 2026 6:58

        Poliban apresiasi Komisi X DPR RI serap aspirasi politeknik di Kalsel

        Poliban apresiasi Komisi X DPR RI serap aspirasi politeknik di Kalsel

        Jumat, 10 April 2026 22:59

        Komisi X DPR RI beri perhatian kuota KIP Kuliah di perguruan tinggi swasta

        Komisi X DPR RI beri perhatian kuota KIP Kuliah di perguruan tinggi swasta

        Jumat, 10 April 2026 21:09

        Komisi X DPR RI serap aspirasi terkait kebijakan SPMB dan SSBOPT di Kalsel

        Komisi X DPR RI serap aspirasi terkait kebijakan SPMB dan SSBOPT di Kalsel

        Jumat, 10 April 2026 19:33

    • English News
      • Tapin wins national best in handling extreme poverty

        Tapin wins national best in handling extreme poverty

        Jumat, 10 April 2026 1:53

        Banjarmasin, Banjar and Batola sign agreement to convert waste into energy

        Banjarmasin, Banjar and Batola sign agreement to convert waste into energy

        Jumat, 10 April 2026 1:49

        Prabowo says Indonesia in better condition amid Middle East crisis

        Prabowo says Indonesia in better condition amid Middle East crisis

        Rabu, 8 April 2026 23:51

        BNN proposes vape ban amid rising narcotics concerns

        BNN proposes vape ban amid rising narcotics concerns

        Selasa, 7 April 2026 22:01

        Indonesia mulls 25 pct salary cut for ministers

        Indonesia mulls 25 pct salary cut for ministers

        Selasa, 7 April 2026 21:32

    • Infografik
    • Foto
      • Poliban terima Kunker Komisi X DPR RI

        Poliban terima Kunker Komisi X DPR RI

        Sabtu, 11 April 2026 6:58

        Teater Dua Pijar

        Teater Dua Pijar

        Senin, 6 April 2026 13:35

        Ketua DPRD Banjarbaru serahkan dokumen pokir kepada Wali Kota

        Ketua DPRD Banjarbaru serahkan dokumen pokir kepada Wali Kota

        Sabtu, 4 April 2026 21:54

        Poliban gelar seminar membangun literasi AI

        Poliban gelar seminar membangun literasi AI

        Senin, 30 Maret 2026 23:07

        Laboratorium Teknik Sipil Poliban menuju standar internasional

        Laboratorium Teknik Sipil Poliban menuju standar internasional

        Jumat, 27 Maret 2026 21:32

    • Video
      • 1.523 karateka Kalsel dan Kalteng berlaga di Piala Pangdam XXII/TB

        1.523 karateka Kalsel dan Kalteng berlaga di Piala Pangdam XXII/TB

        Kamis, 9 April 2026 21:47

        Tiga daerah di Kalsel bersinergi bangun PSEL untuk atasi sampah

        Tiga daerah di Kalsel bersinergi bangun PSEL untuk atasi sampah

        Kamis, 9 April 2026 20:06

        Banjarmasin tanam padi di kawasan Sungai Andai untuk ketahanan pangan

        Banjarmasin tanam padi di kawasan Sungai Andai untuk ketahanan pangan

        Rabu, 8 April 2026 22:09

        Mikrotrans listrik solusi transum ramah lingkungan di Banjarmasin

        Mikrotrans listrik solusi transum ramah lingkungan di Banjarmasin

        Selasa, 7 April 2026 23:38

        TNI mulai pembangunan 16 Jembatan Perintis Garuda di Banjarmasin

        TNI mulai pembangunan 16 Jembatan Perintis Garuda di Banjarmasin

        Senin, 6 April 2026 19:49

    Gerak cepat normalisasi sungai Banjarmasin usai dilanda banjir

    Senin, 8 Maret 2021 14:42 WIB

    Gerak cepat normalisasi sungai Banjarmasin usai dilanda banjir

    Pemkot Banjarmasin turunkan alat berat untuk normalisasi sungai A Yani.(Antaranews Kalsel/Sukarli)

    Banjarmasin (ANTARA) - Gerak cepat normalisasi sungai dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan usai daerahnya dilanda banjir besar dimulai pada pertengah bulan Januari 2021.

    Musibah banjir tersebut menjadi kejutan sekaligus peringatan bahwa ibu kota provinsi Kalsel ini sudah tidak aman lagi dari banjir hingga langkah antisipasi harus dilakukan.

    Salah satunya, menormalkan lagi fungsi sungai, sebab sebagai kota yang berjuluk kota seribu sungai, permasalahan sungai yang dangkal dan makin menyempit jadi masalah utama penanggulangan banjir.

    Kota yang sudah berusia 494 tahun pada 24 September 2020 lalu ini akhirnya tidak lagi bisa menahan tumpahan air hingga terjadi banjir besar yang tidak pernah dialami warganya.

    Seperti dituturkan Samsuri, warga Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara, di mana dirinya sudah berusia 63 tahun ini, lahir dan tinggal di Kota Banjarmasin ini belum pernah menemui banjir tinggi seperti awal tahun 2021 ini.

    "Ini banjir terbesar di Banjarmasin yang pernah saya ketahui dan alami sendiri," ujarnya.

    Sama halnya disampaikan Akhmad Fatony (40) warga Komplek Satelit, Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur yang tidak menduga air masuk ke rumahnya hingga setinggi paha orang dewasa.

    Sejak tinggal 1988 di sana bersama orangtuanya, tidak pernah terjadi genangan separah itu, hingga banyak harta bendanya yang tidak bisa diselamatkan.

    "Terpaksa orangtua saya harus diungsikan," tuturnya.

    Dalam musibah banjir ini, sesuai data posko komando penanganan darurat bencana banjir Kota Banjarmasin tahun 2021, wilayah terdampak parah, Banjarmasin Timur, Banjarmasin Selatan dan sebagian Banjarmasin Utara.

    Untuk Banjarmasin Timur semua kelurahan atau sembilan kelurahan terdampak banjir diantaranya di Kelurahan Kebun Bunga, Banua Anyar, Pangambangan dan Kuripan, di mana total warga terdampak banjir sebanyak 7.086 KK atau 20.820 jiwa, diantaranya sebanyak 553 KK atau 1.689 jiwa mengungsi.

    Sementara itu di Banjarmasin Selatan dari 12 kelurahan, hanya Kelurahan Mantuil yang tidak terdampak banjir parah, sementara 11 Kelurahan lainnya hampir semuanya terendam hingga total warga terdampak banjir sebanyak 12.436 KK atau 36.518 jiwa di mana 676 KK atau 1.902 jiwa mengungsi.

    Sedangkan wilayah Banjarmasin Utara dari 10 kelurahan, yang terdampak banjir cukup parah di Kelurahan Sungai Andai, Sungai Jingah dan Antasari Kecil Timur, sementara wilayah Alalak dan Kuin tidak terdampak banjir, total warga terdampak banjir sebanyak 12.784 KK atau 46.218 jiwa, di mana 755 KK atau 2.857 jiwa mengungsi.

    Untuk Banjarmasin Tengah tidak banyak daerah yang terdampak banjir parah hanya di Kelurahan Pekapuran Laut, sementara 11 kelurahan lainnya terdampak banjir kecil hingga total warga yang terdampak di daerah ini sebanyak 958 KK atau 3.231 jiwa dan tidak ada yang mengungsi.

    Adapun di wilayah Banjarmasin Barat yang memiliki sembilan kelurahan tidak satu pun wilayahnya terdampak banjir.

    Penanganan banjir di Banjarmasin dengan mendirikan posko pengungsi dan dapur umum setelah ditetapkan status tanggap darurat banjir dan air pasang pada 15 Januari hingga terus diperpanjang hingga 11 Maret 2021.

    Banjir di Kota Banjarmasin dinyatakan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin tidak hanya disebabkan hujan lebat yang terjadi beberapa hari.

    Namun, karena adanya air kiriman dari aliran sungai Martapura, karena Banjarmasin berada di wilayah paling hilir sungai itu, sebab daerah bagian hulu terjadi banjir besar pula.

    Air sungai Martapura makin meluap ke pemukiman warga jika malam tiba karena kondisi air laut pasang tinggi dari biasanya, di mana informasi Sah Bandar air pasang mencapai 2,6 meter hingga 2,7 meter dari pukul 22.00 WITA hingga 01.00 WITA, selama sekitar satu minggu sejak pertengahan bulan Januari 2021.

    Lambat Surut

    Banjir di Kota Banjarmasin sejak 14 Januari 2021 bertahan cukup lama atau sekitar satu bulan hingga benar-benar tidak ada lagi wilayah yang tergenang, lambatnya turun air genangan ini disinyalir karena aliran sungai yang tidak berfungsi baik.

    Pemerintah Kota Banjarmasin harus menurunkan puluhan mesin pompa air untuk menyedot air menurunkan genangan tersebut untuk dialirkan ke sungai yang cukup berfungsi, bahkan cara ini berhari-hari dilakukan selama 24 jam.

    Pemerintah Kota Banjarmasin harus menyewa juga meminjam mesin berkekuatan tinggi untuk menyedot banjir yang lambat turun seperti di daerah jalan protokol Ahmad Yani.

    Karena di Jalan Ahmad Yani yang sebenarnya ada sungai di kiri dan kanan jalannya tidak berfungsi dengan baik, hingga sedot dialirkan ke sungai lainnya yang lebih besar.

    Sementara itu di daerah lainnya seperti menanggulangi lambatnya turun genangan di Kelurahan Kebun Bunga dan Kuripan, Pemkot harus menurunkan mesin pompa besar di ujung sungai Veteran untuk membantu sungai itu bisa mengalir ke sungai Martapura.

    Langkah inipun banyak kendala, sebab aliran sungai Veteran tidak mengalir baik, karena ada beberapa penghalang, akhirnya pemerintah kota melakukan tindakan darurat dengan membongkar belasan toko dan satu pos polisi yang puluhan tahun berada di atas sungai itu.

    Selain mengeruk lumpur dan sampah di sungai Veteran tersebut menggunakan alat berat.

    Normalisasi sungai

    Pasca banjir, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan gerakan cepat untuk melakukan normalisasi untuk antisipasi kejadian serupa tidak terulang lagi.

    Keseriusan itu dibuktikan dengan dibentuknya Satuan Petugas Normalisasi Sungai untuk Pengendalian Banjir di Kota Banjarmasin yang berdasarkan surat keputusan Wali Kota Banjarmasin Nomor 126 tahun 2021.

    Untuk membuat gerakan Satgas ini lebih kuat, dilibatkan pula TNI-POLRI, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri.

    Satgas ini sudah mulai bergerak pada 3 Februari 2021 dengan fokus utama normalisasi sungai A Yani dan sungai Veteran.

    Ketua Satgas Normalisasi Sungai dan Pengendalian Banjir Kota Banjarmasin Doyo Pudjadi menyatakan, pihaknya melakukan pendataan, identifikasi dan verifikasi bangunan-bangunan yang berada di atas sungai di seluruh wilayah Kota Banjarmasin.

    Terutama di ruas Jalan Ahmad Yani dan Jalan Veteran yang
    berdasarkan penilaian tim teknis Satgas adalah jalur sungai atau kanal utama yang harus dibenahi dalam rangka pengendalian dan pencegahan banjir di Kota Banjarmasin.

    "Kalau sungai di jalan A Yani itu lebih 100 jembatan bangunan yang membentang di atas sungai kita mau tertibkan atau bongkar, sudah kita tandai," tuturnya.

    Dia menyebutkan ada empat kriteria yang menentukan apakah sebuah jembatan bangunan gedung direkomendasikan untuk dibongkar.

    Hal yang pertama jarak antara bangunan terbawah lantai jembatan dengan muka air sungai kurang 60, kedua lebar batas sungai di bawah jembatan itu kurang dari 6 meter.

    Kemudian, ketiga yakni lebar jalur jembatan lebih dari 4,5 meter dan terakhir ada pilar tengah jembatan di dalam sungai.

    Dia menegaskan, dalam kondisi tanggap darurat bencana ada dalil yang berbunyi "Salus Populi Suprema Lex Esto" bahwa keselamatan warga masyarakat merupakan hukum tertinggi.

    Sehingga, lanjut dia, pemerintah diperbolehkan melakukan tindakan apapun yang dipandang perlu dalam rangka menyelamatkan rakyat dari bencana atau untuk mencegah terulangnya bencana.

    Kanal banjir

    Sebagai kota yang tua atau Kota Banjarmasin memiliki banyak sejarah, salah satunya adanya kanal-kanal atau sungai buatan dari peninggalan pemerintah kolonial Belanda saat menduduki kota ini.

    Menurut Kabid Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Hizbul Wathony, sebanyak 100 lebih aliran sungai di daerah ini, diantaranya adalah kanal-kanal dari peninggalan kolonial Belanda.

    "Dulunya kanal-kanal itu dibangun untuk penanggulangan banjir," tuturnya.

    Kanal-kanal tersebut adalah Sungai A Yani, Sungai Veteran, Sungai Sutoyo S atau Sungai Teluk Dalam, Sungai Antasan Bondan, Sungai Antasan Raden, Sungai Kuripan, Sungai Awang, Sungai Tatas dan Sungai Zafri Zamzam atau Sungai Kerokan.

    "Untuk antisipasi banjir akan datang, kanal-kanal ini mulai dihidupkan kembali," tutur Thony panggilan akrabnya.

    Pihaknya pun kini makin semangat untuk melakukan normalisasi sungai setelah banjir ini apalagi dibantu Satgas Normalisasi Sungai Penanganan Banjir.

    "Kita turunkan alat berat untuk mengeruk sungai dan menertibkan bangunan yang menghalangi arus sungai," paparnya.

    Dia menyatakan, memang tidak mudah lagi untuk mengembalikan kondisi sungai seperti semula, namun paling tidak sungai tersebut bisa berfungsi lagi.

    Yang difokuskan saat ini ditangani cepat adalah kanal-kanal utama, yakni, sungai A Yani atau sungai yang berada di samping jalan Protokol Akhmad Yani dan Sungai Veteran atau sungai yang berada di samping jalan Veteran.

    "Kalau sungai lainnya kita lakukan pengerukan," tutur Thony.

    Adapun kondisi kanal-kanal di Banjarmasin saat ini baik panjang dan luasnya sebagai berikut:

    Sungai A Yani

    Sungai A Yani di Kota Banjarmasin adalah sungai di samping kiri dan kanan di jalan Protokol A Yani dari kilometer 1 hingga kilometer 6 perbatasan Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.

    Sungai ini menurut data dari pemerintah kota saat ini panjangnya sekitar 3.285 meter dan luasnya tinggal yang terluas 13 meter, padahal dulunya menurut cerita sungai itu bisa dilalui kapal pedagang.

    Sungai Veteran

    Sungai Veteran adalah sungai yang berada di Jalan Veteran, sungai ini sempat mati suri karena berpuluh-puluh tahun ditutup bangunan warga, hingga akhirnya dapat dibebaskan pemerintah kota secara keseluruhan pada 2016.

    Sungai ini dari data pemerintah kota dengsn panjang sekitar 2.087 meter dengan luas sekitar 10 meter.

    Sungai Awang

    Sungai ini membentang antara wilayah Kelurahan Sungai Miai dan Sungai Andai di Banjarmasin Utara, atau tepatnya di bawah jembatan Sungai Andai.

    Sungai yang didata Pemkot Banjarmasin dengan panjang 1.999 meter dan luas 63 meter tersebut bermuara di sungai Martapura dan berakhir ke sungai Barito.

    Sungai Zafri Zamzam

    Sungai yang berada di Jalan Zafri Zamzam Banjarmasin Barat, sungai ini bermuara langsung ke sungai Barito, sungai terpanjang di Kalimantan.

    Sungai Zafri Zamzam dikenal juga dengan nama sungai Kerokan, artinya sungai yang dikeruk, dari data sungai Pemerintah Kota Banjarmasin, panjang sungai itu sekitar 682 meter, dengan lebar sekitar 23 meter.

    Sungai Antasan Bondan

    Sungai yang berada di Mantuil Banjarmasin Selatan juga bisa dikatakan masih berfungsi cukup baik, meski kondisi sungai sudah mulai dangkal.

    Sungai yang dicatatan data Pemerintah Kota Banjarmasin sepanjang 715 meter itu dengan luas antara 5--37 meter memang sisi kiri dan kanan bantarannya sudah hampir rapat dengan rumah warga.

    Sungai Antasan Raden

    Sungai ini berada di Kelurahan Teluk Tiram, Banjarmasin Barat, tercatat panjangnya 567 meter, luas hanya sekitar delapan meter.

    Sungai ini juga di sisi kiri dan kanannya juga berdiri rumah-rumah warga, hingga terus menyempit.

    Sungai Sutoyo

    Sungai yang berada di sepanjang Jalan Sutoyo S Banjarmasin Barat ini lebih dikenal sungai Teluk Dalam, sungai ini cukup panjang, yakni, 3.428 meter, dengan lebar 0--63 meter.

    Sungai ini tembus ke sungai Barito dan juga berkaitan dengan sungai Martapura.

    Sungai Tatas

    Sungai ini mengelilingi separoh Mesjid Sabilal Muhtadin atau berada di depan Rumah Dinas Gubernur Kalsel tersebut panjangnya 736 meter dengan lebar sekitar 11 meter.

    Kondisi sungai ini juga tidak berfungsi seperti semestinya, karena sudah sangat dangkal, tidak bisa lagi di lalui transportasi sungai, hanya seperti pemandangan kolam sungai.

    Sungai Kuripan

    Sungai ini berada di wilayah Cempaka Putih, Kebun Bunga, Banjarmasin Timur dengan panjang 882 meter dan lebar 0-7 meter.

    Sungai Kuripan hampir tidak terlihat, karena tidak berada di samping jalan umum, tapi berada di belakang rumah warga.

    Sungai Kuripan layaknya drainase di belakang dapur rumah warga, hingga kondisinya sangat kotor, hampir tidak bisa dimanfaatkan air yang mengalir di sungai itu, selain sangat dangkal.

    Pewarta: Sukarli
    Editor : Gunawan Wibisono
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Wali Kota Banjarmasin sepakat benahi banjir dari hulu ke hilir

    Wali Kota Banjarmasin sepakat benahi banjir dari hulu ke hilir

    7 April 2026 11:38

    Banjir masih jadi momok Kota Banjarmasin

    Banjir masih jadi momok Kota Banjarmasin

    4 April 2026 12:56

    Banjarmasin fokus penanganan sampah dan banjir pada 2027

    Banjarmasin fokus penanganan sampah dan banjir pada 2027

    31 Maret 2026 21:27

    Banjarmasin gencarkan program pemeliharaan dan normalisasi sungai

    Banjarmasin gencarkan program pemeliharaan dan normalisasi sungai

    9 Februari 2026 20:26

    Satpolairud Banjarmasin bersih-bersih Sungai Basirih cegah banjir

    Satpolairud Banjarmasin bersih-bersih Sungai Basirih cegah banjir

    6 Februari 2026 15:01

    Wakil Wali Kota Banjarmasin tegaskan penertiban bangunan di atas sungai

    Wakil Wali Kota Banjarmasin tegaskan penertiban bangunan di atas sungai

    26 Januari 2026 22:23

    Pemkot Banjarmasin tangani permasalahan Sungai Guring

    Pemkot Banjarmasin tangani permasalahan Sungai Guring

    26 Januari 2026 21:46

    Wali Kota Banjarmasin gencar normalisasi sungai

    Wali Kota Banjarmasin gencar normalisasi sungai

    24 Januari 2026 09:48

    Terpopuler

    ULM kukuhkan Kapolda dan istri raih doktor bersama 1.258 lulusan

    ULM kukuhkan Kapolda dan istri raih doktor bersama 1.258 lulusan

    Wali Kota Lisa ajak warga hadiri tabligh akbar bersama Hanan Attaki

    Wali Kota Lisa ajak warga hadiri tabligh akbar bersama Hanan Attaki

    Pemkot Banjarmasin minta dukungan perluasan wilayah ke Pemprov

    Pemkot Banjarmasin minta dukungan perluasan wilayah ke Pemprov

    Polairud Banjarmasin bongkar jaringan narkoba senilai miliaran rupiah di kawasan pesisir

    Polairud Banjarmasin bongkar jaringan narkoba senilai miliaran rupiah di kawasan pesisir

    Suripno apresiasi rencana pengembangan kelapa genjah di Kalsel

    Suripno apresiasi rencana pengembangan kelapa genjah di Kalsel

    Top News

    • Pelabuhan Tanjung Perak wujudkan layanan maritim terbaik

      Pelabuhan Tanjung Perak wujudkan layanan maritim terbaik

      9 April 2026 13:44

    • Banjarmasin teken PKS olah sampah jadi energi dengan Banjar dan Batola

      Banjarmasin teken PKS olah sampah jadi energi dengan Banjar dan Batola

      9 April 2026 13:39

    • Harga minyak dunia turun drastis menyusul gencatan senjata

      Harga minyak dunia turun drastis menyusul gencatan senjata

      8 April 2026 16:59

    • Perang lawan Iran akan segera berakhir, kata Wapres AS

      Perang lawan Iran akan segera berakhir, kata Wapres AS

      8 April 2026 13:46

    • Polairud Banjarmasin bongkar jaringan narkoba senilai miliaran rupiah di kawasan pesisir

      Polairud Banjarmasin bongkar jaringan narkoba senilai miliaran rupiah di kawasan pesisir

      7 April 2026 14:44

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA