Banjarbaru,(Antaranews Kalsel) - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Selatan Brigjen TNI Okta Hendarji menjadi inspektur upacara HUT Tentara Nasional Indonesia ke-69 di Banjarbaru, Selasa.
Upacara militer yang dipusatkan di lapangan Murjani Banjarbaru dihadiri Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjen Lodewik Pusung didamping sejumlah Asisten Kodam.
Kepala BIN Kalsel membacakan sambutan Panglima TNI Jenderal Moeldoko menekankan, refleksi hari jadi dilakukan dengan meningkatkan kualitas sebagai komponen bangsa.
"Implementasi TNI sebagai unsur keamanan dan pertahanan negara melalui ketaatan dan kebaikan bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara," ujar panglima TNI.
Di sisi lain, penyelenggaraan HUT TNI hakekatnya merupakan salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban TNI kepada rakyat atas pembangunan yang telah dilaksanakan tahun 2014.
Dikatakan, sesuai tema pokok peringatan HUT ke-69 yakni "Patriot Sejati, Profesional dan Dicintai Rakyat", TNI ingin menunjukkan hakekat sebagai prajurit pejuang.
"Sebagai prajurit pejuang yang cinta negara, cinta bangsa cinta rakyat dan cinta kehidupan makna patriotnya mengawal demokrasi dan menjaga kedaulatan keutuhan NKRI," ujarnya.
Sejumlah pejabat utama lingkup Pemprov Kalsel dan Polda Kalsel serta pejabat utama jajaran TNI/Polri lain ikut hadir bersama undangan memenuhi tenda yang disiapkan.
Pejabat utama Pemprov Kalsel yang hadir Wakil Gubernur Rudy Resnawan didampingi Sekretaris Daerah Arsyadi, Wakapolda Kalsel Kombes Sukirman dan seluruh kapolres Polda Kalsel.
Dar jajaran TNI, hadir Komandan Resimen Militer 101/Antasari Kolonel Suharjono, Danrindam VI/Mulawarman, Danlanal, Danlanud dan Dandim di seluruh wilayah Kalsel.
Usai upacara di isi demonstrasi beladiri prajurit 621/Manuntung yakni beladiri Yong Modo dan karate serta defile seluruh pasukan pembawa lambang kesatuan TNI dan perwira.
"Peserta upacara keseluruhan sebanyak 1.000 orang baik prajurit dan perwira TNI, Polri, PNS dan instansi terkait," kata Danrem 101/Antasari Kol Infanteri Suharjono.
