Hargreaves Lansdown, sebuah perusahaan jasa keuangan, melonjak 5,32 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
Baca juga: Saham Inggris melemah, indeks FTSE 100 turun 0,16 persen
Disusul oleh saham perusahaan penjualan otomotif baru dan bekas Auto Trader Group yang terangkat 3,56 persen, serta perusahaan barang konsumen multinasional Reckitt Benckiser Group menguat 2,98 persen.
Di sisi lain, Centrica, sebuah perusahaan energi dan jasa multinasional Inggris, merupakan pemain terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 8,82 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan pembuat dan pertambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal Evraz yang merosot 6,19 persen, serta saham maskapai penerbangan Inggris berbiaya rendah EasyJet berkurang 5,91 persen.
Baca juga: Saham Inggris berakhir jatuhi, indeks FTSE 100 anjlok 2,34 persen
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.