"Kami dengar PMI kekurangan stok darah dalam beberapa pekan terakhir sejak pandemi virus corona di Indonesia, mudah-mudahan aksi donor darah ini bisa membantu," ucap Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Aneka Pristafuddin di Banjarmasin, Kamis.
Wakapolda Aneka nampak antusias turut mendonorkan darahnya dalam kegiatan bakti sosial kesehatan di Mako Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Kalsel itu.
Bersama Dirpolairud Kombes Pol I Made Sukawijaya dan sejumlah pejabat utama Polda lainnya, Aneka memberikan contoh nyata kepada anggota untuk ikut mendonorkan darahnya.
"Setetes darah kita akan sangat berarti bagi orang yang membutuhkan. Apalagi saat wabah virus corona saat ini, tentunya rumah sakit sangat memerlukan pasokan darah yang cukup," jelas Wakapolda.
Untuk itu, dia meminta seluruh jajaran dapat menggelar aksi serupa guna membantu stok darah PMI di wilayah masing-masing.
Sementara Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Erwinn Zainul Hakim menjelaskan, dalam proses pengambilan darah tersebut seluruh pendonor wajib mematuhi prosedur pencegahan penyebaran virus corona.
"Jadi kami cek dulu suhu tubuhnya, jika panas maka tak diizinkan donor. Kemudian semua tetap menggunakan masker dan menjaga jarak antar pendonor. Alhamdulilah hasil pemeriksaan semua anggota sehat," jelasnya.
Diketahui jika Unit Transfusi Darah PMI Kota Banjarmasin sejak awal COVID-19 mewabah, pendonor sangat turun drastis. Jika pada hari normal stok darah ada 150 hingga 200 kantong darah perhari. Namun dua bulan terakhir hanya berkisar 20 kantong.
"Namun alhamdulilah saat ini di hari-hari terakhir mulai naik lagi stok darah berkat peningkatan kegiatan donor darah dilakukan sejumlah instansi. Ada sekitar 80 sampai 100 kantong darah dapat kami salurkan ke RSUD Ulin Banjarmasin," tutur Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banjarmasin dr Aulia Ramadhan Supit.
Pewarta: FirmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026