Oleh Rusmanadi
Tanjung, (Antaranews Kalsel) - Kepala Dinas Pendidikan Tabalong, Kalimantan Selatan, Erwan Mardani menyebutkan kuota bantuan siswa miskin untuk tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas sekitar 25 sampai 30 persen.
"Karena kuota bantuan siswa miskin (BSM) dari APBN belum terpenuhi, seluruh kepala sekolah kami minta mengumpulkan data calon siswa tambahan ke Dinas Pendidikan paling lambat 20 September," jelas Erwan di Tanjung, Kamis.
Dengan penambahan kuota BSM tersebut, calon penerima bantuan tak hanya pemegang kartu perlindungan sosial (KPS) namun siswa nonKPS pun bisa diusulkan.
