Bupati Tapin HM Arifin Arpan di Rantau, Sabtu mengatakan, saat ini pembangunan bendungan yang direncanakan akan diresmikan oleh Presiden RI tersebut sudah hampir rampung.
"Saat ini pembangunan sudah tinggal pembangunan irigasi dari bendungan untuk pembagian pasokan air," katanya.
Baca juga: Warga Meratus HST bangun bendungan untuk sarana air bersih
Bendungan yang dibangun bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan dan pengendalian banjir tersebut di bangun sejak tahun 2015 dan di rencanakan akan selesai pada akhir tahun 2019 ini.
"Selain sebagai keperluan pertanian dan pengendali banjir, bendungan tersebut juga berfungsi sebagai pembangkit listrik dan pariwisata,"kata Bupati lagi.
Bendungan Tapin direncanakan memiliki kapasitas sebesar 56.77 meter kubik yang akan mampu mengairi lahan seluas 5.472 hektare.
"Bendungan Tapin ini nanti direncanakan juga mampu menghasilkan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 3,30 megawatt (mw)," tambahnya.
Bupati berharap di saat peresmian Bendungan yang berjarak sekitar 30km dari kota Rantau Ibukota Kabupaten Tapin tersebut bisa di lakukan oleh Presiden RI Joko Widodo.
"Kami coba berkodinasi untuk peresmian Bendungan Tapin pada 2020 nanti langsung dilakukan oleh bapak Presiden," ujarnya seusai menghadiri Gebyar Upsus siwap 2019 di Desa Suato Lama, Kecamatan Salam Babaris, Sabtu (16/11).
Baca juga: Tajikistan operasikan turbin kapasitas 600 MW
Baca juga: Bendungan Sepaku Penajam mulai dikerjakan 2020
Baca juga: Kementerian PUPR selesaikan pembangunan dua bendungan di Sulut
Pewarta: Husein AsaryEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.