Pemerintah Kota Banjarmasin menyuguhkan wisata berbuka puasa pada Ramadhan 1444 Hijriah di Siring Menara Pandang Sungai Martapura Jalan Piere Tendean, Kalimantan Selatan.
 
Bahkan Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina dan istri terlihat ikut berbaur duduk bersama masyarakat guna berbuka puasa di pinggiran Sungai Martapura pada Selasa.

Baca juga: Pasar Ramadhan di Siring Menara Pandang berkapasitas 160 pedagang
 
Suasana menunggu beduk berbuka puasa di objek wisata andalan Kota Banjarmasin tersebut makin menarik karena  dengan terdapat wisata susur sungai menggunakan perahu kelotok khas transportasi sungai terbesar di kota tersebut.
 
Masyarakat cukup membayar Rp10 ribu per orang untuk dapat menikmati berkeliling sungai sekitar 30 menit.
 
Setelah menikmati keindahan Sungai Martapura dan melihat suasana rumah pinggir sungai serta kebudayaan masyarakat, para pengunjung bisa mengunjungi Pasar Wadai Ramadhan.
 
Sebab, pemerintah kota setempat telah mendirikan ratusan stan penjualan aneka menu makanan dan minuman berbuka puasa.
 
Pasar Wadai Ramadhan tersebut berada di lingkungan objek wisata Siring Menara Pandang Sungai Martapura, artinya para pengunjung tidak perlu jauh mencari menu berbuka puasa di sekitar itu.

Baca juga: Banjarmasin tetapkan objek wisata kuliner Ramadhan 2023 di siring Menara Pandang
 
"Kami ingin merasakan suasana lain berbuka puasa di Siring Sungai Martapura ini, nyaman dan adem, serta asik," ujar salah seorang pengunjung bernama Noryani beserta keluarganya.
 
Noryani menuturkan berbuka puasa di Siring Sungai Martapura sekalian bertamasya dengan keluarga dengan tanpa biaya masuk ke objek wisata itu.
 
"Kita cari makan dan minuman di Pasar Wadai Ramadhan, setelah itu kita emperan duduk di pinggiran sungai ini, berbuka puasa bersama, rasanya asik," ujarnya.
 
Dia pun berharap, kebersihan Siring Sungai Martapura terus dijaga, hingga pengunjung betah berada di objek wisata itu.
 
"Kami rasa Siring Sungai Martapura sudah bersih, harus dijaga bersama, apalagi tempat sampah juga banyak disiapkan pengelolaan, semua harus menjaga kebersihan," ujarnya.

Baca juga: Ibnu Sina: Empat wali kota sudah tata bantaran sungai Martapura

Pewarta: Sukarli

Editor : Taufik Ridwan


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023