Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui Badan Intelijen Negara (BIN) fasilitasi sebanyak 10 ribu dosis vaksin untuk warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel.

"Minggu lalu kita menerima 10 ribu dosis vaksin jenis Sinovac dosis pertama dari BIN dan hari ini insyaallah selesai serta ada tambahan lagi nanti sekitar dua ribu," kata Pj Sekda HST, Muhammad Yani usai meninjau langsung proses vaksinasi di kecamatan Limpasu, BAS dan BAU, Selasa (19/10).

Menurutnya, Kabupaten HST saat ini capaian vaksinasi masih rendah, dari target sekitar 204.000 lebih yang harus divaksin untuk mencapai herd immunity, capaiannya hanya 25 persen. "Jadi perlu dikejar sekitar 75 persen lagi," kata Yani.

Ia berharap, terus ada bantuan dari berbagai pihak baik dari provinsi maupun pemerintahan pusat atau perusahaan untuk percepatan vaksinasi karena belum ada vaksin gotong-royong. "Minggu depan stok vaksin kita sudah habis," harapnya.

Dari 13 Kabupaten dan Kota di Kalsel, Yani menyebutkan capaian vaksinasi untuk Kabupaten HST masih di posisi lima dari bawah.

Namun Ia bersyukur kasus positif COVID-19 terus menurun di Kabupaten HST, karena dari data terakhir cuma sisa lima orang yang masih dalam perawatan.

"Hal itu karena sudah tumbuhnya kesadaran dari masyarakat kita untuk mematuhi protokol kesehatan dan melalui aplikasi SAPAKU, pemerintah hadir di tengah masyarakat yang bisa melapor langsung kasus COVID-19 di sekitarnya.

"Kami akan langsung memberikan bantuan sembako kepada warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah," tuntasnya.

Baca juga: Kecelakaan di Kapar, pengendara Vario terlindas dan masuk ke bawah mobil L300
Baca juga: 15 atlet NPC dari HST wakili Kalsel pada Peparnas XVI di Papua
Baca juga: Warga asal LAS ditangkap karena simpan dua paket sabu

Pewarta: M. Taupik Rahman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021