Banjarmasin (ANTARA) - Khatib Tuan Guru Haji Muslimin Kaderi dalam khutbahnya di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin mengingatkan kaum Muslim terkait menyambut Tahun Baru Islam atau Tahun 1448 Hijriah. 

"Kita sambut Tahun Baru Islam 1448 H dengan semangat baru untuk selalu meningkatkan amal ibadah sebagai bekal di hari kemudian kelak," ajak khatib dalam khutbahnya di hadapan jamaah masjid kebanggaan kaum Muslim Kalimantan Selatan (Kalsel) itu, sebelum Shalat, Jum'at. 

Khatib yang juga Tenaga Ahli Gubernur Kalsel Bidang Keagamaan itu mengajak kaum Muslim, terutama jamaah Shalat Jum'at Masjid Raya Sabilal Muhtadin tersebut untuk merenung dan koreksi selama tahun berlalu (1447 H) yang beberapa hari lagi akan berakhir. 

"Apakah selama 1447 H amal ibadah kita lebih baik dari sebelumnya (1446 H) atau tidak? Kalau tidak, mari kita perbaiki dan tingkatkan pada 1448 H," lanjut khatib yang juga Wakil Sekretaris Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin itu. 

Pada kesempatan tersebut, khatib mengingatkan tentang taqwa seorang Muslim kepada Allah SWT, bahwa ketaqwaan bukan tergantung harta atau kekayaan, jabatan, pangkat serta status sosial. "Taqwa itu melaksanakan segala perintah Allah serta menjauhi segala larangan Nya," tegas khatib. 

Sebelum mengakhiri khutbah, khatib mengutip sebuah Hadits Rasulullah Muhammad SAW yang isinya mengingatkan kaum Muslim atas lima perkara antara lain manfaatkan selagi masih muda (maksudnya manfaatkan untuk kebaikan) sebelum datang masa tua. 

Baca juga: Khatib: Ibadah kurban kandung nilai ketulusan dan taqwa

Selain itu, manfaatkan diri selagi masih sehat sebelum datang waktu sakit, serta manfaatkan harta/kekayaan selagi masih berpunya sebelum datang masa miskinmu, lanjut khatib. 

Suasana jamaah Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, sesudah Shalat Jum'at (5/6/2026). (ANTARA/Syamsuddin Hasan)

"Sebagaimana tuntunan agama, bahwa seseorang Muslim yang beruntung bila hari ini lebih baik dari kemarin. Sebaliknya kalau hari lebih buruk dari masa lalu itulah orang yang merugi," demikian Tuan Guru H Muslimin Kaderi. 

Sementara pada Jum'atan (Shalat Jum'at) hari ini di shaf terdepan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin tak tampak petinggi pejabat pemerintahan di Kalsel. Begitu juga Kepala Kementerian Agama Kalsel yang juga Ketua Badan Pengelola masjid tersebut tidak terlihat. 

Baca juga: Khatib : Inti ibadah kurban keikhlasan ketaatan dan kejujuran

 



Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026