Banjarbaru (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Sirajoni memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 dan mengajak seluruh masyarakat memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global.
Sirajoni membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Yudian Wahyudi sekaligus menyampaikan tema Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yakni Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.
"Bagi kita semua, pentingnya nilai-nilai luhur Pancasila menjaga keutuhan bangsa sekaligus berkontribusi mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan," ujar Sirajoni saat memimpin upacara di Lapangan Dr Murdjani Banjar, Selasa.
Menurut dia, Pancasila terbukti menjadi "bintang penuntun" yang menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah derasnya arus informasi, perkembangan teknologi, hingga berbagai tantangan sosial dan global.
"Pancasila juga menjadi jangkar moral dalam menghadapi perubahan dan ketidakpastian dunia, mulai disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik internasional," ujar Sirajoni saat membacakan amanat BPIP.
Sirajoni mengatakan keberagaman Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dan ratusan kelompok etnis menjadi bukti persatuan dapat terjaga ketika seluruh komponen bangsa berpegang pada nilai-nilai Pancasila.
Yudian Wahyudi dalam amanatnya juga menegaskan Indonesia memiliki tanggung jawab ikut mewujudkan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
"Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi instrumen penting dalam menjembatani perbedaan serta meredakan konflik," ungkapnya.
Sirajoni juga menyampaikan pesan kepada para pemangku kebijakan agar setiap kebijakan publik selalu berlandaskan keadilan sosial dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
"Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan rakyat merasa ditinggalkan," pesannya.
Diharapkan pula, generasi muda menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup melalui penerapan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh elemen bangsa diingatkan terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu harmoni kehidupan bermasyarakat.
Pewarta: Yose RizalEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026