Rantau (ANTARA) - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan bagi warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Binuang, yang terdampak angin puting beliung pada Jumat (17/10/2025).
Kepala Dinsos Kabupaten Tapin Syafrudin mengatakan, bantuan disalurkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami kerugian akibat bencana angin puting beliung.
Baca juga: Sembilan tewas akibat bencana hidrometeorologi di Banten
“kami menyerahkan bantuan berupa makanan siap saji, beras, sembako, dan selimut untuk warga terdampak. Dua rumah yang mengalami kerusakan parah juga mendapat tambahan bantuan terpal,” ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin.
Sebanyak 53 kepala keluarga menerima bantuan, ucap Syafrudin, Dinsos berharap penyaluran bantuan tersebut dapat membantu warga memenuhi kebutuhan harian di tengah proses pemulihan pasca bencana.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban warga, terutama bagi yang rumahnya rusak akibat terjangan angin,” katanya.
Kepala Desa Mekar Sari Abdul Manan, berharap dukungan lanjutan juga diberikan untuk membantu warga memperbaiki tempat tinggal mereka.
“Setiap bantuan sangat berarti bagi warga kami. Kami berharap perhatian ini terus berlanjut hingga kondisi benar-benar pulih,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tapin Muhammad Nor mengatakan, sedikitnya 43 kepala keluarga dengan total 155 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Kerusakan paling banyak terjadi di RT 001 hingga RT 006, dengan dua rumah mengalami rusak sedang.
Ia menyebutkan, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp771,15 juta, mencakup fasilitas pribadi dan umum seperti Pos Kamling, Pondok Pesantren Izzul Hasan, serta Mushola Hidayatullah.
Baca juga: Bogor puting beliung, ratusan rumah rusak, dua tewas
“Sebagian rumah belum bisa diperbaiki karena masih menunggu bantuan material dan koordinasi lanjutan,” ujarnya.
Muhammad Nor mengimbau, masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
“Kami terus berkoordinasi dengan BMKG dan aparat desa untuk memastikan kesiapsiagaan berjalan baik,” kata Muhammad Nor.
Pewarta: Muhammad Rastaferian PasyaEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026