Tanah Laut, Kalsel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai membangun ruang baru Pondok Pesantren Al Mubarok Putera melalui peletakan batu pertama di Kelurahan Sarang Halang, guna memperkuat pendidikan keagamaan.

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam pengembangan sarana pendidikan untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih optimal di lingkungan pondok pesantren.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Tanah Laut, Achmad Taufik di Pelaihari, Kabupaten Tala, Rabu, mengatakan peletakan batu pertama ini memiliki makna strategis bagi pengembangan pendidikan keagamaan. 

“Peletakan batu pertama ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan keagamaan,” ujarnya.

Gedung yang akan dibangun terdiri dari dua lantai dengan fasilitas ruang kantor, ruang kelas, aula, serta koperasi pondok guna menunjang aktivitas pendidikan dan operasional.

Pembangunan ini juga mendukung penyelenggaraan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Al Mubarok tingkat Wustha (Tsanawiyah) dan Ulya (Aliyah).

Achmad Taufik menegaskan, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan karakter. 

“Pesantren menjadi pilar penting dalam mencetak generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter,” katanya.

Pemerintah daerah, lanjut dia, mendukung pembangunan tersebut sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dia berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat. 

“Kami berharap seluruh pihak dapat turut mendukung, baik melalui doa maupun kontribusi nyata demi kelancaran pembangunan ini,” ujarnya.

Melalui pembangunan ini, Ponpes Al Mubarok diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan mutu pendidikan, sekaligus mencetak generasi santri yang berdaya saing dan berakhlak mulia.

Acara tersebut dihadiri pimpinan Ponpes Al Mubarok KH Khairus Sadi, Ketua Yayasan H Marliansyah, keluarga besar pondok dan ahli waris almarhum KH Askani, Kepala Kantor Kemenag Tanah Laut, Forkopimcam, Forum Komunikasi Pondok Pesantren Tanah Laut, serta para ustadz, ustadzah dan wali santri.



Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026