Banjarmasin (ANTARA) - Ustadz Haji Ahmad Walad Hadrawi dalam tausyiah di Mssjid Al Falah Komplek Bumi Pemurus Permai Banjarmasin Selatan mengingatkan kaum Muslim, bahwa menghinakan diri hanya kepada Allah SWT. 

"Sungguh banyak seorang Muslim tidak menghinakan diri kepada Allah, tapi justru menghinakan diri terhadap sesama hamba Nya," ujar Usradz Walad dalam tausyiahnya di hadapan jamaah Masjid Al Falah tersebut sesudah shalat Subuh, Senin. 

Dengan mengutip Hadits Rasulullah Muhammad saw , ustadz yang pernah mondok di Hadramaut Yaman itu menyatakan, bahwa seseorang Muslim yang menghinakan diri terhadap sesama manusia, terlebih untuk tujuan tertentu, sepertiga iman orang tersebut "malacong" (meloncat). 

Ia mencontohkan, seseorang bawahan datang kepada atasan melakukan penghormatan luar biasa, bahkan menghinakan diri untuk tujuan tertentu. 

Contoh lain seseorang yang menghormat tuan guru/orang alim terkenal agar ikut terkenal, bukan karena ingin menuntut ilmu, lanjut putra dari almarhum Haji Hadrawi tersebut, seorang ulama terkenal di Kota Banjarmasin khususnya hingga tahun 1990-an.

Oleh sebab itu, terhadap sesama manusia wajar-wajar saja, tidak perlu sampai menghinakan diri, kecuali ,hanya kepada Allah. "Memang kita-kita ini pada prinsipnya hina di mata Allah SWT, lanjutnya dalam kajian Kalam Hikmah Ibnu Al Iskandari, seorang ahli sufi/tarekat dari Mesir sekitar abad XII. 

Menurut dia, memang sulit atau orang melakukan kehinaan diri di hadapan Allah SWT, apalagi kalau sudah pengaruh yang bersifat duniawi. 

Baca juga: Ustadz Mahfudz nyatakan perbedaan tanda Kemahabesaran Allah

"Padahal dunia itu hanya sementara dan kadang fatamorgana. Namun itulah manusia pada umumnya," demikian HA Walad Hadrawi. 

Ustadz HADIR Dalam Hadapi saat tausyiah di Masjid Al Falah Komplek Bumi Pemutus Permai Kecamatan Banjarmasin Selatan, sesudah shalat subuh,. Senin (30/3/2026). (ANTARA/HO Humas Setwan Kalsel)

 



Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026