Program ini telah kami sampaikan langsung kepada pak Menteri Hanif dan beliau sangat apresiasi

Banjarmasin (ANTARA) - Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Ahmad Alim Bachri menyampaikan program Mahasiswa Penggerak Pemilah Sampah saat bertemu Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq sebagai aksi nyata kampus mendukung gerakan nasional Indonesia Aman, Sehat, Bersih, dan Indah (ASRI).

"Program ini telah kami sampaikan langsung kepada pak Menteri Hanif dan beliau sangat apresiasi," kata Prof Alim di Banjarmasin, Jumat.

Dia mengatakan program tersebut melibatkan sedikitnya 100 mahasiswa di setiap fakultas.

Setiap mahasiswa diwajibkan memilah sampah berupa sampah organik (sisa makanan), anorganik (plastik, kertas, logam), dan residu/B3.

Baca juga: Menteri LH: Tingkatkan kesadaran kelola sampah lingkungan pendidikan
Baca juga: ULM tuan rumah Asta Kampus dan Sekolah Peduli Sampah

Kemudian sampah yang sudah dipilah diolah menjadi kompos atau bahan baku daur ulang.

Prof Alim menyatakan langkah konkret ini untuk mendukung program prioritas nasional di bidang lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah melalui pendekatan berbasis riset dan inovasi kampus.

Dia menegaskan kesiapan kampusnya dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat.

ULM pun telah menghasilkan berbagai penelitian yang siap diimplementasikan, termasuk inovasi pengolahan sampah menjadi produk bernilai guna, seperti balok ecowood.

"Kami telah mendapatkan arahan dari pak menteri dan aksi ini harus terus diperkuat sehingga menghasilkan solusi konkret dalam penanganan sampah yang berdampak langsung bagi masyarakat," tambah Prof Alim.

Baca juga: KLH bersama ULM dan Freeport tata ekosistem mangrove dan kurangi sampah plastik
Baca juga: ULM-Pemkot Banjarmasin gandeng komunitas diskusi tangani sampah

 

Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri saat menyambut kunjungan silaturahmi Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di kediaman dinas Rektor ULM di Banjarmasin. (ANTARA/Firman)


Pewarta: Firman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026