Banjarmasin (ANTARA) - Ustadz Muhammad Hilal mengingatkan kaum Muslim agar memanfaatkan akhir Ramadhan semaksimal mungkin, "tampulu" (mumpung) masih ada kesempatan pada Tahun 1447 Hijriah.
"Tampulu masih ada waktu atau kesempatan, mari kita manfaatkan semaksimal mungkin Ramadhan 1447. H, jangan biarkan berlalu begitu saja,".ajak Ustadz Hilal dalam tausyiahnya di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin, sesudah Shalat Subuh,. Kamis.
Ustadz muda itu mengatakan, betapa manis dan nikmatnya pada sepuluh hari akhir Ramadhan. "Karena selain banyak keistimewaan, pada sepuluh hari akhir Ramadhan, ada bonus yaitu 'Lailatul Qadar: atau malam kadar," ujarnya.
Ia menambahkan, sebagaimana kandungan Al Qur'an dan Hadits Rasulullah Muhammad saw, bahwa malam qadar tersebut lebih baik dari seribu bulan.
Oleh sebab itu, rugi seorang Muslim tak memanfaatkan secara maksimal sepuluh hari terakhir Ramadhan. "Karena kita belum tentu bertemu dengan Ramadhan akan datang," lanjut Halil.
Baca juga: Ustadz Zamzam ungkap rahasia pengisian jeda antarshalat Tarawih dan Witir
Ia mengatakan, bahwa berpuasa atau melaksanakan amal ibadah pada bulan puasa Ramadhan berhadapan dengan godaan hawa nafsu.
"Bahkan dalam Hadits. Rasulullah SAW menyatakan, musuh terberat atau lebih berat dari Perang Badar adalah hawa msfsu," kutipnya seraya menambahkan waktu Perang Badar kekuatan umat Islam cuma sekitar 300 pasukan, sedangkan ribuan orang.
Baca juga: Ustadz Fahri ungkap rahasia Nuzul Qur'an dan malam qadar
Oleh karenanya,. supaya jangan menyesal di kemudian hari kalau "kulir" (malas) beramal ibadah "karasi" (maksudnya paksakan), pungkas M Hilal seraya menambahkan,. bahwa kulir itu pengaruh hawa nafsu.

